Tahukah Anda, Apa Itu Kota Layak Anak? Menteri Arifah Ajak Semua Pihak Wujudkan Ruang Aman Bagi Anak

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajak seluruh pihak berkomitmen mewujudkan Kota Layak Anak. Temukan bagaimana ruang aman, inklusif, dan bermakna bagi anak dapat terwujud.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda, Apa Itu Kota Layak Anak? Menteri Arifah Ajak Semua Pihak Wujudkan Ruang Aman Bagi Anak
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajak seluruh pihak berkomitmen mewujudkan Kota Layak Anak. Temukan bagaimana ruang aman, inklusif, dan bermakna bagi anak dapat terwujud. (Merdeka.com)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi secara tegas menyerukan pentingnya komitmen dari pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Seruan ini bertujuan untuk bersama-sama mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) yang menyediakan ruang aman, inklusif, dan bermakna bagi tumbuh kembang anak-anak di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Arifah Fauzi dalam keterangan resminya di Jakarta pada Minggu, 7 September, bertepatan dengan momen Festival Anak Balikpapan. Acara tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat semangat dan kreativitas anak-anak, serta menegaskan peran mereka sebagai subjek utama yang hak-haknya harus dipenuhi secara optimal.

Beliau menambahkan bahwa anak-anak merupakan agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi positif bagi lingkungan dan kemajuan kota mereka. Oleh karena itu, investasi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Pentingnya Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Menteri Arifah Fauzi menjelaskan bahwa konsep Kota Layak Anak didasarkan pada Konvensi Hak Anak, sebuah instrumen hukum internasional yang menekankan hak setiap anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Konvensi ini juga menjamin perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi secara bermakna dalam proses pembangunan.

Menurutnya, Festival Anak Balikpapan bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah momentum krusial untuk memperkuat semangat, kreativitas, dan masa depan anak-anak. "Festival Anak Balikpapan ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat, kreativitas, dan masa depan anak-anak kita," ujar Arifah Fauzi.

Beliau juga menegaskan bahwa anak-anak adalah subjek utama yang hak-haknya harus dapat dipenuhi dan mereka adalah agen perubahan yang dapat berkontribusi bagi lingkungan dan kota. Komitmen bersama dari berbagai pihak sangat esensial untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemenuhan hak-hak dasar anak, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas.

Konsep dan Implementasi Kota Layak Anak

Sebuah kota yang layak anak mencakup pemenuhan hak-hak dasar anak melalui berbagai aspek penting. Ini termasuk penyediaan akses pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, ruang bermain yang aman dan representatif, serta fasilitas publik yang dirancang untuk mendukung kebutuhan anak-anak. Lingkungan yang mendukung juga berarti bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi.

Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Adamin Siregar, turut menyampaikan bahwa anak-anak merupakan aset berharga bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberi ruang untuk berkembang. "Anak-anak merupakan aset berharga bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberi ruang untuk berkembang," kata Adamin Siregar.

Adamin Siregar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk terus menghadirkan kebijakan yang ramah anak. Upaya ini diwujudkan melalui peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, penyediaan ruang terbuka hijau yang ramah anak, penguatan program perlindungan anak dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi, serta penguatan wadah partisipasi anak. Festival Anak Balikpapan sendiri menjadi wadah penting bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, menyalurkan bakat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, mempersiapkan mereka sebagai generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi