Tabrakan Beruntun Rancaekek Libatkan Empat Kendaraan di Jalur Mudik, Polisi Pastikan Tanpa Korban Jiwa
Insiden Tabrakan Beruntun Rancaekek melibatkan empat kendaraan di jalur mudik Bandung-Garut, namun kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Sebuah insiden tabrakan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur mudik Rancaekek, Kabupaten Bandung pada hari Sabtu. Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka berat, hanya kerugian materiil.
Empat kendaraan yang terlibat adalah Toyota Avanza, Isuzu Elf, sebuah truk, dan bus milik Perusahaan Otobus (PO) Budiman. Lokasi kejadian berada di Jalan Raya Garut-Bandung, tepatnya di depan Rumah Makan Ojolali, Desa Jelegong.
Kepolisian Sektor Rancaekek melalui Kanit Lantas Iptu Asep Dadan menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari kondisi lalu lintas yang macet. Pengemudi bus Budiman diduga gagal mengantisipasi pengereman dan menyeruduk kendaraan di depannya.
Kronologi Tabrakan Beruntun Rancaekek
Kecelakaan beruntun ini terjadi saat arus lalu lintas di Jalan Raya Garut-Bandung, Rancaekek, sedang mengalami kemacetan. Kondisi ini menyebabkan kendaraan di depan harus menghentikan lajunya secara tiba-tiba.
Menurut keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara, insiden bermula ketika Toyota Avanza, Isuzu Elf, dan sebuah truk berhenti berurutan. Di belakang ketiganya, melaju bus PO Budiman yang kemudian menyeruduk dari belakang.
Dorongan keras dari bus Budiman tersebut menyebabkan efek domino, mendorong kendaraan di depannya secara beruntun. Akibatnya, kendaraan yang berada di tengah jepitan mengalami kerusakan fisik yang cukup parah.
Dampak dan Kerusakan Kendaraan
Meskipun melibatkan empat kendaraan dengan dorongan yang kuat, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Tidak ada pula laporan mengenai korban luka berat akibat insiden tersebut.
Namun, kerugian materiil cukup signifikan, terutama pada kendaraan yang berada di posisi terjepit. Kerusakan terparah dialami oleh kendaraan Isuzu Elf dan truk.
Kanit Lantas Polsek Rancaekek Iptu Asep Dadan mencatat bahwa mobil Elf mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Sementara itu, truk di depannya juga mengalami kerusakan lumayan hancur, termasuk pecahnya kaca.
Penanganan dan Tindak Lanjut Kepolisian
Untuk mencegah kemacetan panjang di jalur arteri, terutama selama masa Operasi Ketupat Lodaya, petugas kepolisian segera mengevakuasi keempat kendaraan yang terlibat. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan efisien.
Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut telah dibawa ke Unit Laka Satlantas Polresta Bandung di Cileunyi. Hal ini dilakukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Para pengemudi kendaraan, khususnya sopir bus PO Budiman yang diduga menjadi penyebab awal insiden, telah diamankan. Mereka akan dimintai keterangan untuk membantu proses pemeriksaan oleh Unit Laka atau Gakkum Polresta Bandung.
Sumber: AntaraNews