Tabrakan Beruntun di Cianjur-Sukabumi, Satu Orang Meninggal

Senin, 15 Juni 2020 23:04 Reporter : Lia Harahap
Tabrakan Beruntun di Cianjur-Sukabumi, Satu Orang Meninggal Kecelakaan di Jalur Cianjur-Sukabumi. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tiga kendaraan terlibat tabrakan di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong. Akibatnya, seorang di antaranya meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Dikutip dari Antara, Senin (15/6), Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Cianjur, AKP Ricky Adhipratama, menceritakan tabrakan berawal saat truk boks bernopol D 8960 DN tanpa muatan melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Truk diduga mengalami rem blong membuat sopir Usep Ade tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.

"Saat memasuki jalan menurun tajam yang terkenal dengan jalur tengkorak, tiba-tiba rem tidak berfungsi. Sehingga sopir berusaha menguasai laju kendaraan yang tidak terkendali, truk boks sempat menghantam bagian belakang sepeda motor bernopol F 5369 Z yang berada di depannya," kata dia.

Truk kembali menabrak truk tangki bernopol F 9710 PYW yang dikemudikan Uep Koswara dan melaju dari arah berlawanan. Hingga keduanya beradu banteng, truk tangki terseret beberapa meter dengan bagian kabin sopir rusak parah.

Truk boks akhirnya berhenti setelah menghantam pohon besar di pinggir jalan dengan posisi terjungkal. Warga yang mendapati hal itu berhamburan ke lokasi untuk memberikan bantuan terhadap penumpang dari kedua truk yang terjepit bagian kabin sopir yang ringsek.

"Warga dan petugas sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban dari dalam kabin kedua truk. Selang satu jam empat orang berhasil dikeluarkan dari dalam kabin dengan kondisi luka berat di sekujur tubuh terutama di bagian kepala dan wajah," katanya.

Korban langsung dibawa ke RSUD Cianjur, namun selang beberapa saat setibanya di rumah sakit, Uep Koswara yang mengalami luka di bagian kepala, luka robek di bagian pipi kiri, akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan tiga orang lainnya Usep Ade, sopir truk boks bersama kernetnya Mulyadi menjalani perawatan serius karena luka parah di bagian kepala dan wajah. Sedangkan kernet truk tangki Rudi Ardiansah mengalami luka di bagian kaki menjalani rawat jalan.

"Untuk korban meninggal dilakukan visum di Ruang Jenazah RSUD Cianjur, sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Kami akan mengembangkan kasus tersebut, setelah korban dirawat," kata Adhipratama.

Akibat peristiwa itu, terjadi antrean kendaraan dari arah Sukabumi atau sebaliknya dari arah Cianjur. Sebab petugas belum berhasil mengevakuasi kedua truk yang terlibat tabrakan karena satu di antaranya melintang di tengah jalan.

[lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kecelakaan Truk
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini