San Antonio Spurs berhasil mengalahkan Los Angeles Clippers dengan skor telak 118-99 dalam laga lanjutan NBA yang berlangsung di Inglewood, California, pada Jumat WIB. Kemenangan ini menandai pencapaian luar biasa bagi Spurs, karena mereka sukses memperpanjang tren kemenangan beruntun menjadi 11 pertandingan. Keberhasilan ini semakin impresif mengingat Spurs meraihnya tanpa kehadiran bintang muda andalannya, Victor Wembanyama, yang diistirahatkan dalam pertandingan tersebut.
De'Aaron Fox menjadi motor utama kemenangan Spurs, memimpin timnya dengan sumbangan 22 poin melalui akurasi tembakan 9 dari 13 percobaan. Tidak hanya Fox, kedalaman skuad Spurs juga terlihat jelas dengan enam pemain lainnya yang berhasil mencetak dua digit angka. Dominasi Spurs terasa sejak awal pertandingan, menunjukkan performa tim yang solid dan terkoordinasi dengan baik.
Hasil positif ini tidak hanya menambah panjang daftar kemenangan Spurs, tetapi juga menjaga asa mereka untuk bersaing di papan atas Klasemen NBA Wilayah Barat. Dengan rekor 27 kemenangan dan hanya dua kekalahan sejak 1 Februari, serta catatan 11 kemenangan dan 5 kekalahan saat Wembanyama absen, Spurs membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan.
Advertisement
Advertisement
Absennya Victor Wembanyama dalam pertandingan ini tidak menyurutkan semangat juang San Antonio Spurs. Wembanyama diistirahatkan karena menjalani gim kedua dalam jadwal beruntun, setelah sebelumnya tampil dominan dengan mencetak 41 poin dan 18 rebound saat Spurs mengalahkan Golden State Warriors. Meskipun tanpa kehadiran pemain kunci tersebut, Spurs menunjukkan kolektivitas tim yang luar biasa, dengan De'Aaron Fox sebagai motor serangan yang efektif.
Selain Fox, Stephon Castle juga memberikan kontribusi signifikan dengan 20 poin, sementara Dylan Harper tampil cemerlang dari bangku cadangan dengan menambahkan 19 poin. Kombinasi performa apik dari para pemain ini memastikan Spurs mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Mereka bahkan sempat unggul hingga 26 poin pada babak pertama, dengan akurasi tembakan mencapai 72 persen di awal kuarter kedua, termasuk laju 11-2 dan memasukkan 20 dari 28 percobaan awal.
Advertisement
Dari kubu Los Angeles Clippers, Kawhi Leonard menjadi pencetak angka terbanyak dengan 24 poin, sekaligus memperpanjang catatan impresifnya dengan 53 pertandingan beruntun mencetak minimal 20 poin. Bennedict Mathurin turut menyumbang 18 poin dari bangku cadangan, dan John Collins menambahkan 15 poin. Clippers sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di kuarter ketiga, mencetak 34 poin berbanding 19 milik Spurs, dengan Mathurin menyumbang 10 poin dan Leonard delapan poin dalam laju 14-4 yang memangkas ketertinggalan menjadi 78-87 menjelang kuarter terakhir.
Namun, respons cepat dari Spurs di awal kuarter keempat berhasil meredam momentum Clippers. Castle mencetak delapan dari 10 poin awal timnya, yang kembali memperlebar jarak menjadi 99-84 dan akhirnya mengunci kemenangan. Hasil pertandingan ini memiliki dampak signifikan pada posisi Clippers di klasemen, di mana mereka harus turun ke posisi kesembilan untuk turnamen play-in setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sementara itu, Portland Trail Blazers naik ke peringkat kedelapan setelah meraih kemenangan.
Advertisement
Setelah kemenangan penting ini, San Antonio Spurs akan melanjutkan perjalanan tandang mereka dengan menghadapi Denver Nuggets pada Minggu, dalam laga tandang terakhir musim reguler. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Spurs untuk mempertahankan performa impresif mereka.
Di sisi lain, Los Angeles Clippers dijadwalkan akan menghadapi Sacramento Kings pada Senin. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Clippers untuk segera bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen Wilayah Barat agar dapat mengamankan tempat di babak playoff.
Sumber: AntaraNews
Advertisement