SPPG Polres Pasaman Barat Salurkan Makan Bergizi Gratis ke Ribuan Penerima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Polres Pasaman Barat telah menjangkau ribuan penerima manfaat. Simak detail penyaluran dan rencana perluasan jangkauan program ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
SPPG Polres Pasaman Barat Salurkan Makan Bergizi Gratis ke Ribuan Penerima Manfaat
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Polres Pasaman Barat telah menjangkau ribuan penerima manfaat. Simak detail penyaluran dan rencana perluasan jangkauan program ini. (AntaraNews)

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah sukses menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif ini menjangkau ribuan penerima manfaat di wilayah Simpang Empat. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Penyaluran MBG telah dimulai sejak Senin, 9 Februari, dan terus berlanjut hingga hari kelima pada Jumat, 13 Februari. Sebanyak 5.365 penerima manfaat telah merasakan dampak positif dari program ini. Fokus awal penyaluran bertempat di SMA N 1 Pasaman, dengan target 1.073 penerima manfaat setiap harinya.

Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. MBG sejalan dengan Asta Cita Presiden, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan. Peresmian program ini dilakukan melalui zoom meeting oleh Presiden RI, bersamaan dengan groundbreaking SPPG Polri dan peresmian gudang ketahanan pangan.

Pada tahap awal implementasi, SPPG Polres Pasaman Barat secara konsisten menyasar 1.073 penerima manfaat setiap hari. Kelompok penerima ini meliputi siswa, guru, petugas keamanan, serta petugas kebersihan yang beraktivitas di SMA N 1 Pasaman. Penyaluran ini menunjukkan komitmen awal terhadap lingkungan pendidikan sebagai fokus utama.

Ke depannya, program Makan Bergizi Gratis ini direncanakan akan diperluas secara signifikan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Target ambisius selanjutnya adalah mencakup 3.000 orang di enam sekolah berbeda. Perluasan ini akan mencakup berbagai jenjang pendidikan, dari taman kanak-kanak hingga sekolah dasar.

Sekolah-sekolah yang akan menjadi target berikutnya meliputi SDN 09 Pasaman, SDN 19 Pasaman, dan SD IT Al Falah Pasaman. Selain itu, TK Pertiwi dan Al Ikhlas Pasaman juga akan menjadi bagian dari program MBG. SPPG juga akan menyasar kegiatan posyandu di wilayah tersebut, memastikan pemerataan gizi.

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ini melibatkan tim yang terstruktur dan profesional demi menjaga kualitas. Kepala SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat, Hifzhi Umara, memastikan bahwa gizi makanan dapat terjaga dengan baik. Pengawasan ketat dari ahli gizi menjadi kunci utama dalam program ini.

Tim SPPG secara keseluruhan terdiri dari 47 relawan dari Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pasaman Barat. Selain itu, terdapat satu orang ahli gizi yang bertugas merancang menu dan mengawasi kualitas, serta satu orang akuntan untuk transparansi. Keberadaan tim ini menjamin efektivitas dan akuntabilitas program.

Untuk menu makanan yang diberikan, SPPG memastikan variasi setiap harinya agar penerima manfaat tidak bosan dan mendapatkan nutrisi lengkap. Semua diawasi secara ketat oleh ahli gizi yang terlibat. Pilihan menu yang sehat dan bergizi menjadi prioritas utama.

Menariknya, bahan makanan untuk program MBG ini diperoleh langsung dari petani sekitar Simpang Empat dan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Pendekatan ini tidak hanya memastikan kesegaran bahan baku yang digunakan. Namun, juga memberikan dampak ekonomi positif yang signifikan bagi masyarakat lokal, menciptakan perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi