Siloam International Hospitals bersama organisasi riset global ICON Clinical Research Limited (ICRL) menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat uji klinis di Indonesia. Kemitraan ini diumumkan di Jakarta pada Minggu (19/4) dan bertujuan untuk melakukan penelitian serta studi klinis sesuai standar internasional.
Kolaborasi ini berfokus pada pengelolaan uji klinis dan riset medis, dengan tujuan meningkatkan jumlah serta kompleksitas penelitian di tanah air. Selain itu, kemitraan ini juga akan meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan uji klinis.
Langkah strategis ini diharapkan dapat mendukung inovasi medis berbasis bukti dan memberikan akses lebih awal bagi pasien di Indonesia terhadap terapi inovatif dan pengobatan terkini.
Advertisement
Advertisement
Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, Grace Frelita, menyatakan bahwa kemitraan ini tidak hanya memperkuat infrastruktur dan kapabilitas riset Siloam, tetapi juga memperluas jangkauan internasional mereka. Melalui jaringan uji klinis yang lebih terstruktur, pasien di Indonesia akan mendapatkan akses lebih awal terhadap terapi inovatif dan pengobatan terkini.
Kemitraan ini menjadi langkah penting dalam visi jangka panjang Siloam untuk memperkuat ekosistem riset kesehatan. Ini juga bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap terapi dan pengobatan terbaru.
Kolaborasi ini akan mempercepat pengembangan terapi transformatif. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap penelitian berkualitas tinggi.
Advertisement
Advertisement
Indonesia saat ini masih kurang terwakili dalam riset klinis global, hanya mencakup 0,48 persen dari uji klinis onkologi fase 2 dan 3 yang disponsori industri di Asia. Angka ini menunjukkan terbatasnya akses terhadap inovasi tahap lanjut bagi pasien di Indonesia.
Meskipun aktivitas riset terus berkembang, dengan tercatat 66 uji klinis pada tahun 2024, perluasan partisipasi dalam studi global berkualitas tinggi tetap menjadi hal krusial. Kesenjangan ini menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor yang lebih kuat.
Suhail Ali, Vice President and TA Head, APAC Project Delivery ICON, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dalam penelitian dan pengembangan klinis. Siloam, dengan infrastruktur modern, tenaga medis profesional, dan volume pasien yang tinggi, memiliki posisi strategis untuk menjadi mitra penelitian klinis yang kompetitif secara global.
Advertisement
Advertisement
Kedua institusi akan bekerja sama untuk mengoptimalkan operasional studi dan mempercepat tahap awal (start-up) penelitian. Mereka juga akan memastikan komunikasi yang konsisten untuk menjaga kualitas, efisiensi, dan integritas dalam pelaksanaan penelitian.
Fokus kolaborasi ini mencakup peningkatan keunggulan operasional klinis, penguatan kepatuhan regulasi, dan peningkatan kualitas data. Pemanfaatan teknologi serta pemilihan lokasi penelitian yang strategis juga menjadi bagian penting untuk mendukung uji klinis yang efektif dan kompetitif.
Kemitraan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat daya saing Indonesia sebagai pusat penelitian klinis regional. Proses yang lebih efisien, standar operasional yang sejalan, serta meningkatnya kepercayaan dari dunia internasional akan menjadi hasil dari kolaborasi ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews