Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Si Walet, helikopter kepresidenan hasil lobi Soekarno-Kennedy

Si Walet, helikopter kepresidenan hasil lobi Soekarno-Kennedy helikopter bung karno. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Pengadaan helikopter Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang polemik, lantaran TNI Angkatan Udara memilih helikopter mewah AgustaWestlan AW-101 buatan Inggris-Italia. Banyak yang menilai, seharusnya Super Puma yang sekarang digunakan presiden, diganti dengan helikopter buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Namun TNI AU menolak, dengan alasan PT DI tidak bisa menyediakan alutsista sesuai yang diminta.

Terlepas dari itu semua, tahukah Anda kalau helikopter kepresidenan Indonesia diperoleh dari tukar tawanan? Di manakah posisi helikopter itu sekarang?

Sebuah helikopter jenis Helli Bell-47J yang diberi nama Si Walet terparkir di lantai dasar Museum Angkut Kota Batu. Heli tersebut merupakan helikopter kepresidenan pertama milik Indonesia yang diwariskan oleh Presiden Soekarno.

Berdasarkan papan informasi yang terpampang di depannya, helikopter tersebut merupakan hasil barter dengan seorang tawanan Amerika Serikat. Seorang agen CIA bernama Allen Pope yang terlibat pemberontakan PRRI/Permesta yang berhasil diringkus oleh TNI Angkatan Udara dan menjadi tawanan.

Presiden Soekarno dengan politik tingkat tingginya, menukarkan dengan 10 Unit pesawat Hercules C-130 B Short Body, 1 Helli Bell-47J Si Walet, 2 unit Executive Bizjet Jetstar Saptamarga dan Garuda, Mobil VVIP Limousine Chrysler Le Baron.

Mobil Limousine Chrysler juga terparkir di Museum Angkut, tepat di samping helikopter tersebut. Kedua barang bersejarah tersebut kini dinikmati para pengunjung sebagai bukti bersejarah.

Berikut keterangan lengkap dalam papan informasi di depan helikopter tersebut;

Helikopter Kepresidenan Pertama Milik Indonesia

Helikopter ini didapatkan sebagai bagian dari barter politik antara Presiden Ir. Soekarno dengan pemerintah USA untuk pembebasan agen CIA Allen Pope, yang terlibat pemberontakan PRRI/Permesta dan tertembak Mustang P51 AURI ketika menerbangkan Bomber B26 Aurev di Laut Ambon.

Pada Pertengahan tahun 1960, Presiden Amerika Serikat John F Kennedy memberi barter berupa 10 Unit Hercules C-130 B Short Body, 1 Helli Bell-47J Si Walet, 2 unit Executive Bizjet Jetstar Saptamarga dan Garuda, Mobil VVIP Limousine Chrysler Le Baron.

Allen Lawrence Pope atau Allen Pope adalah seorang tentara bayaran yang ditugasi CIA dalam berbagai misi. Beberapa misinya dilakukan di Asia Tenggara di antaranya saat pertempuran di Dien Bien Phu, Vietnam dan pemberontakan PRRI/Permesta di Indonesia.

Dia tertangkap oleh TNI AU ketika usahanya mengebom armada gabungan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dengan pesawat pembom B-26 Invader AUREV gagal dan akhirnya berhasil ditembak jatuh.

Pesawatnya jatuh ditembak oleh P-51 Mustang milik Angkatan Udara yang diterbangkan oleh Ignatius Dewanto. Namun kesaksian lain mengatakan, pesawatnya tertembak oleh tembakan gencar yang dilakukan armada Angkatan Laut Republik Indonesia.

Pope sendiri adalah pemuda putus kuliah dari Universitas Florida, kelahiran Miami Oktober 1928. Setelah berhenti kuliah, belajar menerbangkan pesawat di Texas sebelum kemudian bekerja sebagai kopilot pesawat angkut.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP