Seskab tegaskan Jokowi konsisten tak ingin kurangi kewenangan KPK
Merdeka.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan Presiden Joko Widodo tetap konsisten tidak ingin mengurangi kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini menanggapi pernyataan Jaksa Agung Jaksa Agung HM Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/9) yang menyarankan agar fungsi penuntutan tindak pidana korupsi (tipikor) di KPK dikembalikan kepada Korps Adhyaksa.
"Tidak ada keinginan dari Presiden untuk mengurangi kewenangan yang dimiliki KPK," ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/9).
Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, pada peresmian jalan tol di Mojokerto, Jawa Timur beberapa waktu lalu Presiden kembali menekankan agar semua elemen berkewajiban menjaga KPK agar tetap kuat. Ini menunjukkan bahwa Presiden tidak ingin ada pihak yang ingin mengurangi kewenangan KPK.
"Kalau kemudian ada kekurangan (di KPK) hal yang bersifat manajerial, bersifat administratif, itulah yang dilakukan perbaikan," ujarnya.
Di lain kesempatan, sambung Pramono, misalnya saat melakukan kunjungan kerja ke Bandung pada Senin (11/9), Jokowi juga menyampaikan bahwa tidak ada keinginan pemerintah untuk mengubah kewenangan KPK.
"Dan kemarin kebetulan saya juga mendampingi Presiden ke Bandung. Hal itu ketika disampaikan Presiden pada posisi, maka tidak ada keinginan sama sekali dari pemerintah dalam hal ini Presiden untuk mengubah kewenangan yang dimiliki oleh KPK," kata dia. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya