Sempat Unggul di Kuarter Awal, Timnas Basket U-16 Indonesia Takluk dari Filipina di Piala Asia U-16

Timnas Basket U-16 Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina 60-65 di Piala Asia U-16, meski sempat memimpin. Bagaimana perjuangan Garuda Muda di Mbank Arena, Mongolia?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sempat Unggul di Kuarter Awal, Timnas Basket U-16 Indonesia Takluk dari Filipina di Piala Asia U-16
Timnas Basket U-16 Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina 60-65 di Piala Asia U-16, meski sempat memimpin. Bagaimana perjuangan Garuda Muda di Mbank Arena, Mongolia? (Merdeka.com)

Tim nasional bola basket putra Indonesia U-16 harus mengakui keunggulan Filipina dalam laga kedua Grup B Piala Asia U-16 atau FIBA U-16 Asia Cup 2025. Pertandingan sengit ini berakhir dengan skor 60-65 untuk kemenangan Filipina.

Laga krusial tersebut berlangsung di Mbank Arena, Mongolia, pada Senin malam, 1 September. Kekalahan ini menjadi hasil negatif kedua bagi Garuda Muda setelah sebelumnya ditaklukkan Selandia Baru.

Meski demikian, skuad asuhan pelatih Parna Abrizalt Hasiholan menunjukkan semangat juang tinggi. Mereka sempat memimpin perolehan poin di awal pertandingan, memberikan perlawanan yang patut diacungi jempol.

Perjuangan Sengit di Lapangan Mbank Arena

Pertandingan antara Timnas Basket U-16 Indonesia dan Filipina berlangsung sangat ketat sejak awal kuarter pertama. Kolaborasi apik dari Benjamin Piet Hernusi, Muhamad Fakhrizal Firdaus, Gede Dio Arghya, dan Marshall Farez Al Hadi membawa Indonesia memimpin.

Garuda Muda tampil berani dengan permainan cepat dan akurasi tembakan luar yang memukau. Strategi ini membuahkan hasil positif, membuat Indonesia unggul 20-17 pada akhir kuarter pertama, mengejutkan tim lawan.

Namun, kondisi berbalik di kuarter kedua. Filipina menunjukkan ketenangan dan berhasil membalikkan keadaan, unggul 36-30 saat jeda. Meski demikian, Indonesia tidak menyerah begitu saja.

Memasuki kuarter ketiga, kedua tim saling berbalas serangan tanpa ada yang mendominasi secara signifikan. Indonesia berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 48-51 di akhir kuarter ketiga, menjaga asa untuk meraih kemenangan.

Tensi Meningkat dan Hasil Akhir

Tensi permainan semakin meningkat di kuarter terakhir, dengan kedua tim berjuang keras untuk meraih poin. Dua lemparan bebas krusial dari Gede Dio Arghya Naranatha berhasil menyamakan kedudukan menjadi 56-56.

Momen tersebut terjadi saat pertandingan tersisa 3 menit 47 detik, membangkitkan semangat para pemain Indonesia. Namun, Filipina segera merespons melalui layup Nickson Cabanero yang kembali membawa mereka unggul 58-56.

Setelah itu, Timnas Basket U-16 Indonesia kesulitan untuk mengejar ketertinggalan poin. Serangan-serangan mereka kerap dimentahkan oleh pertahanan solid Filipina, yang bermain lebih tenang di bawah tekanan.

Poin terakhir Filipina dicetak melalui under basket oleh Prince Carino, memastikan kemenangan 65-60 atas Indonesia. Muhamad Fakhrizal dan Miracle Christianto menjadi pencetak poin terbanyak untuk Indonesia, masing-masing dengan 13 poin.

Klasemen dan Tantangan Berikutnya

Berdasarkan statistik resmi FIBA, kekalahan ini menempatkan Timnas Basket U-16 Indonesia sementara di peringkat ketiga Grup B. Filipina, di sisi lain, berhasil mencatat modal berharga untuk menghadapi laga selanjutnya di turnamen ini.

Indonesia sebelumnya juga menelan kekalahan telak 54-96 saat menghadapi Selandia Baru pada Minggu malam. Hasil ini menunjukkan bahwa Timnas Basket U-16 masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk beradaptasi dengan level kompetisi Asia.

Tantangan berat menanti Indonesia di pertandingan berikutnya, di mana mereka akan menghadapi Taiwan. Laga ini akan menjadi ujian penting bagi Garuda Muda untuk menentukan langkah mereka ke babak selanjutnya.

Pertandingan melawan Taiwan juga menjadi kesempatan bagi Timnas Basket U-16 untuk membuktikan potensi dan kemampuan mereka. Mereka diharapkan dapat menunjukkan peningkatan performa demi meraih hasil positif di ajang bergengsi tingkat Asia ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi