Ratusan siswa dan siswi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, tengah mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Proses seleksi ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2026. Kegiatan penting ini bertujuan untuk memilih generasi muda terbaik daerah.
Wakil Bupati HSS, H Suriani, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para pelajar. Seleksi ini bukan hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan karakter dan penanaman nilai nasionalisme. Para peserta diharapkan memiliki integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan yang kuat.
Menjadi anggota Paskibraka adalah kehormatan besar dan pengalaman berharga. Ini menjadi sarana strategis dalam menyiapkan generasi muda yang akan mengemban tugas penting. Mereka akan berdiri di garda terdepan pada upacara peringatan kemerdekaan.
Advertisement
Advertisement
Wakil Bupati HSS, H Suriani, mengungkapkan rasa bangganya melihat tingginya minat siswa dan siswi. Ratusan pelajar mendaftar untuk menjadi Paskibraka HSS 2026. Mereka berkesempatan mencatatkan diri dalam sejarah upacara HUT Kemerdekaan RI.
Suriani menekankan bahwa seleksi ini lebih dari sekadar mencari fisik yang prima. Peserta juga harus memiliki kedisiplinan dan integritas yang tinggi. Semangat kebangsaan menjadi pondasi utama bagi calon Paskibraka.
"Proses seleksi ini menjadi sarana pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, serta penanaman nilai nasionalisme bagi generasi muda kita," tutur Suriani. Ia berpesan agar peserta mengikuti tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Sportivitas dan kerendahan hati harus selalu dijunjung tinggi.
Advertisement
Baik yang terpilih maupun yang belum berhasil, diharapkan menjadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran. Ini adalah kesempatan untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi daerah.
Advertisement
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten HSS, Efran, menjelaskan bahwa seleksi Paskibraka ini adalah agenda nasional. Pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Hal ini menjamin standar dan kualitas seleksi yang seragam.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Dimulai dari seleksi administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen peserta. Kemudian dilanjutkan dengan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU).
Tahapan berikutnya meliputi tes kesehatan dan kesemaptaan untuk menguji kondisi fisik. Setelah itu, ada tes peraturan baris berbaris (PBB) yang mengukur kedisiplinan. Terakhir, tes kepribadian dilakukan sebelum penetapan hasil akhir.
Advertisement
Dari 127 pendaftar awal, sebanyak 107 peserta dinyatakan lolos ke tahapan seleksi lanjutan. Ini menunjukkan tingkat persaingan yang cukup ketat.
Advertisement
Efran menambahkan, dari 107 peserta yang lolos, akan dipilih 39 orang untuk menjadi Paskibraka tingkat Kabupaten HSS tahun 2026. Selain itu, juga akan ditetapkan perwakilan untuk tingkat provinsi. Sebanyak tiga putra dan tiga putri akan dikirim ke tingkat provinsi, beserta peserta cadangan.
Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 2 April 2026. Ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para peserta dan keluarga. Mereka berharap bisa menjadi bagian dari tim pengibar bendera pusaka.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, melalui Kesbangpol, berkomitmen meningkatkan kualitas dan jangkauan peserta di masa mendatang. Salah satu upaya adalah melalui pembinaan sejak dini. Pembinaan ini ditujukan bagi siswa mulai jenjang kelas 9 SMP.
Advertisement
"Guna memberikan kesempatan yang lebih merata pada seleksi tahun berikutnya," ucap Efran. Inisiatif ini diharapkan dapat mencetak lebih banyak calon Paskibraka berkualitas di masa depan.
Sumber: AntaraNews