Sate puting susu jadi kuliner paling diburu saat buka puasa di Bali

Selasa, 30 Mei 2017 13:01 Reporter : Gede Nadi Jaya
Sate susu di Denpasar. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ibarat tidak ada qurma saat berbuka puasa, rasanya tak afdol. Di Bali di kampung Jawa jalan A.Yani Denpasar, juga punya tradisi yang rasanya ada yang kurang saat berbuka jika tak ada sate puting susu.

Ketika bulan Ramadhan ada makanan khas atau unik yang dimiliki oleh warga di yang berada di Desa Wanasari atau lebih dikenal Kampung Jawa, Denpasar Barat.

Makanan khas yaitu berupa sate puting susu bakar ini dengan tekstur daging yang kenyal dan lezat, aroma baunya juga benar-benar menggugah selera ketika melewatinya.

Sate Susu adalah sebutan untuk kuliner khas Kampung Jawa berbahan dasar payudara sapi. Ketika disantap tekstur kenyal sate susu begitu terasa di mulut. Cita rasa dan aromanya pun memiliki kekhasan tersendiri, mirip seperti keju.

Sate Susu ini menu andalan buka puasa warga Kampung Jawa, ketika Ramadhan banyak penjualnya di pasar takjil di gang samping Masjid Baiturrahmah, gerbang masuk kampung. Tetapi diluar Ramadhan, susah menjumpai sate susu ini.

Ibu Lestari asli warga Kampung Jawa ini yang sudah puluhan tahun menjual sate susu ini menjelaskan bahwa dirinya biasnya menjual sate susu ketika bulan puasa saja.

"Kalau bulan puasa baru saya menjual sate susu ini, kalau untuk bumbu biasanya sama pada umumnya, dibumbui agak pedas, kalau di hari biasa ada juga yang jual tapi hanya satu dua orang saja," ucap ibu paruh baya ini dijumpai di Kampung Jawa Denpasar.

Ditegaskannya sate susu bakar ini berbahan baku puting susu sapi yang dibumbui agak pedas, dipotong kotak-kotak.

"Saya jual perporsinya 10 tusuk itu Rp 20.000, kalau di bulan puasa banyak peminatnya. Justru orang Bali lebih banyak tang beli saat Ramadhan," akunya.

Hal senada juga diungkapkan Nuraini, bahwa penjual sate susu ini hanya ramai saat Ramadhan saja. Oleh warga di kampung jawa, sate susu seperti jadi makanan khan atau wajib saat berbuka.

Bahkan untuk saat ini sejak dua tahun terakhir sate susu bakar peminatnya tak hanya orang muslim saja, diluar muslim juga banyak. Para pedagang dadakan saat Ramadhan ditempat ini terpantau mulai mempersiapkan lapak untuk berjualan sejak pukul 13.00 WITA.

"Dari kemarin sudah banyak yang beli, setiap hari sekitar 10 kilo sate susu saya habis sebelum buka puasa," aku Nuraini sambil senyum. [rhm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.