SAR Cari Lansia Tenggelam Gowa: Operasi Pencarian di Sungai Jene' Madinging Terus Berlanjut

Tim SAR gabungan di Gowa masih terus melakukan pencarian terhadap seorang lansia yang diduga tenggelam saat mencari ikan di Sungai Jene' Madinging, menimbulkan kekhawatiran keluarga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
SAR Cari Lansia Tenggelam Gowa: Operasi Pencarian di Sungai Jene' Madinging Terus Berlanjut
Tim SAR gabungan di Gowa masih terus melakukan pencarian terhadap seorang lansia yang diduga tenggelam saat mencari ikan di Sungai Jene' Madinging, menimbulkan kekhawatiran keluarga. (AntaraNews)

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Gowa terus mengintensifkan pencarian seorang lansia yang dilaporkan hilang. Korban diduga tenggelam di aliran Sungai Jene' Madinging, Kecamatan Patallasang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Operasi pencarian ini telah memasuki hari kedua setelah laporan diterima oleh pihak berwenang.

Lansia bernama Subu Daeng Nai, berusia 60 tahun, dinyatakan hilang sejak Rabu (7/1) petang. Ia tidak kunjung kembali ke rumah setelah pergi mencari ikan menggunakan perahu kayu di sungai tersebut. Keluarga yang khawatir segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib untuk mendapatkan bantuan.

Pencarian awal oleh keluarga dan warga setempat dengan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil. Hanya sepeda motor korban yang ditemukan terparkir di tepi sungai, sementara perahu yang digunakan dan keberadaan Subu Daeng Nai masih misteri. Basarnas Makassar segera mengerahkan tim setelah menerima laporan tersebut.

Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa operasi pencarian masih nihil hingga petang ini. Namun, tim gabungan bertekad untuk melanjutkan upaya pencarian esok hari guna menemukan korban. "Pencarian masih nihil, operasi dilanjutkan esok hari," ujar Andi Sultan di Gowa, Kamis.

Sejak menerima laporan, Basarnas Makassar langsung mengerahkan delapan personel rescuer menuju lokasi kejadian di Sungai Jene' Madinging. Tim ini dilengkapi dengan peralatan pencarian yang memadai untuk menyisir area sungai. Mereka bekerja sama dengan berbagai elemen SAR lainnya.

Pada hari kedua pencarian, strategi operasi ditingkatkan dengan membagi tim menjadi tiga SRU (Search and Rescue Unit). Setiap unit memiliki tugas spesifik, termasuk melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di aliran sungai dan patroli berjalan kaki di sepanjang tepi sungai. Fokus utama adalah menemukan jejak atau keberadaan Subu Daeng Nai.

Operasi pencarian Subu Daeng Nai melibatkan kolaborasi erat dari berbagai unsur SAR gabungan. Kerjasama ini menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana dan insiden di wilayah Gowa dan sekitarnya. Setiap lembaga membawa keahlian dan sumber daya masing-masing untuk mendukung misi kemanusiaan ini.

Lembaga yang terlibat antara lain Basarnas Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, dan Damkar Gowa. Turut serta juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar dan BPBD Kabupaten Gowa. Kehadiran mereka sangat penting dalam koordinasi lapangan.

Selain itu, dukungan datang dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah organisasi SAR mahasiswa dan relawan. Di antaranya adalah SAR UNM, SAR UNIBOS, SAR Marteam, SAR Ojol, SAR Pangan Makassar, dan BAZNAS Maros. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban.

Area pencarian meliputi Sungai Jene' Madinging yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros. Luasnya cakupan area ini memerlukan koordinasi yang baik antar tim. Upaya maksimal terus dilakukan meskipun kondisi lapangan seringkali menantang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi