Ribuan Siswa SD di Mimika Ikuti Tes Kemampuan Akademik, Jadi Evaluasi Kualitas Pendidikan
Lebih dari 4.000 siswa SD di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar hingga akhir April. Kegiatan ini menjadi tolok ukur penting kualitas pendidikan daerah.
Sebanyak 4.357 siswa kelas 6 SD di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tengah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kegiatan ini berlangsung mulai Senin, 20 April 2026, dan akan berlanjut hingga Kamis, 30 April 2026. Tes ini bertujuan mengukur kemampuan kognitif serta mengevaluasi proses pembelajaran di sekolah-sekolah.
Pembukaan TKA dilaksanakan di SDI Koperapoka 1 Timika, dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot. Pelaksanaan TKA ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mimika untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan daerah, sehingga Pemkab Mimika menempatkan sektor ini sebagai prioritas strategis dalam pembangunan daerah. Tes ini diharapkan memberikan gambaran objektif mengenai capaian pembelajaran dan menjadi dasar perumusan kebijakan pendidikan.
Pentingnya Tes Kemampuan Akademik sebagai Evaluasi Pendidikan
Ananias Faot, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, menegaskan bahwa TKA tidak hanya mengukur kemampuan kognitif siswa. Lebih dari itu, tes ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi komprehensif terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan di sekolah-sekolah Mimika.
Pemerintah Kabupaten Mimika memandang pendidikan sebagai fondasi krusial dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas strategis dalam agenda pembangunan daerah.
Melalui hasil TKA, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang objektif mengenai capaian pembelajaran siswa. Data ini akan menjadi dasar yang kuat dalam merumuskan kebijakan guna peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Mimika.
Ananias juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan tes. Ia meminta agar TKA dilakukan secara jujur, objektif, dan transparan, menghindari praktik-praktik yang dapat mencederai nilai-nilai pendidikan.
Detail Pelaksanaan dan Jadwal Tes Kemampuan Akademik
Kepala Seksi Kurikulum pada Dinas Pendidikan Mimika, Simon Roba Patandianan, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA tingkat SD ini telah sesuai dengan jadwal resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Hal ini menunjukkan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat.
Total 4.357 siswa yang mengikuti TKA berasal dari 118 SD se-Mimika. Dari jumlah tersebut, tercatat 2.261 siswa laki-laki dan 2.096 siswa perempuan, menunjukkan partisipasi yang merata dari berbagai gender.
Pelaksanaan TKA dipusatkan di sekolah-sekolah yang telah dilengkapi dengan laboratorium komputer, memastikan fasilitas yang memadai untuk tes berbasis digital. Ini juga menunjukkan adaptasi terhadap metode ujian modern.
TKA dibagi menjadi empat gelombang untuk mengakomodasi jumlah peserta dan ketersediaan fasilitas. Gelombang pertama berlangsung pada 20–21 April 2026, gelombang kedua pada 22–23 April 2026, gelombang ketiga pada 27–28 April 2026, dan gelombang keempat pada 29–30 April 2026.
Mata Pelajaran yang Diuji dan Antusiasme Peserta
Simon Roba Patandianan juga merinci bahwa pelaksanaan TKA berlangsung dalam tiga sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pukul 09.00–10.45 WIT, sesi kedua pukul 11.15–13.00 WIT, dan sesi ketiga pukul 13.30–15.15 WIT.
Mata pelajaran yang diujikan dalam Tes Kemampuan Akademik ini meliputi Bahasa Indonesia (Literasi) dan Matematika (Numerasi). Pemilihan mata pelajaran ini relevan untuk mengukur kemampuan dasar siswa dalam pemahaman bacaan dan logika berhitung.
Ratusan siswa SDI Koperapoka I Timika menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi saat mengikuti TKA. Semangat mereka mencerminkan keseriusan dalam menghadapi evaluasi kemampuan akademik ini.
Banyak di antara siswa yang mengikuti tes tersebut merupakan anak asli Papua dari berbagai suku yang bermukim di Kota Timika. Kehadiran mereka menegaskan representasi keberagaman demografi Mimika dalam upaya peningkatan pendidikan.
Sumber: AntaraNews