Retas ATM, 2 WNA Asal Romania Ditangkap

Senin, 11 November 2019 19:54 Reporter : Abyan Ghafara Andayarie
Retas ATM, 2 WNA Asal Romania Ditangkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian data yang berkaitan dengan perbankan. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari 17 nasabah yang komplain kepada beberapa bank di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono mengatakan, nasabah melaporkan kepada bank adanya pengetahuan yang merugikan. Tagihan transaksi dan berkurangnya saldo membuat para nasabah resah.

Setelah mendapatkan laporan, Polda Metro melakukan penyelidikan. Alhasil didapati mesin ATM yang dipasangi alat khusus untuk merekam data dari kartu. Selain itu di mesin ATM tersebut terdapat kamera kecil untuk mengetahui pin yang dimiliki nasabah.

"Beberapa ATM di Wolter Monginsidi, Kalimalang, Otista, Cideng dan Tomang dan Jalan Surya Pranoto. Ini beberapa lokasi yang menjadi target operasi para pelaku" kata Argo, Senin (11/11).

Pada 9 November, Polisi menangkap 2 pelaku asal Romania yang akan mengambil alat tersebut di ATM.

"Ini nama barang nya bentuk spycam. Nasabah tetap melakukan transaksi seperti biasa, tapi tidak disadari ada alat perekam," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Pelaku Baru Datang ke Indonesia

Pelaku yang datang ke Indonesia 1 bulan lalu diketahui berasal dari Romania. Mereka menggunakan visa kunjungan atau pariwisata untuk berkunjung ke Indonesia.

Saat melakukan penangkapan, salah satu pelaku berupaya merebut senjata milik Polisi. Atas tindakan perlawanan tersebut, polisi melakukan tindak tegas dan terukur.

Setelah mendapatkan luka tembak, pelaku langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Nahasnya, pelaku tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan darah.

Polisi melakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya terhadap satu pelaku yang berhasil diamankan. Dalam aksinya tersebut, pelaku berhasil menggarap Rp137 juta dari hasil pencurian.

"Yang bersangkutan kita kenakan pasal pencurian, kemudian pencucian uang dengan pasal 364 KUHP, kemudian dikenakan juga pasal ITE tentang pencucian uang." tutup Argo. [fik]

Baca juga:
Dua Pencuri dengan Modus Ganjal ATM Dibekuk di Bekasi
Dua WN Rumania Jadi Pelaku Pembobolan ATM
Diduga akan Skimming ATM, WN Ukraina Ditangkap Polda Bali
Pasang Alat Skimming, Empat WN Bulgaria Diringkus Polisi di Bali
Belajar dari Youtube, 2 Pelaku Bobol ATM di Purworejo Pakai Mata Pancing

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini