Respons Prabowo Usai Tonton Video Antusias Anak-Anak Penerima MBG: Manusia Macam Mana yang Tak Tergerak Hatinya

Ia mengaku sedih saat mendengar suara anak-anak yang menunggu mendapat MBG.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Respons Prabowo Usai Tonton Video Antusias Anak-Anak Penerima MBG: Manusia Macam Mana yang Tak Tergerak Hatinya
Respons Prabowo Usai Tonton Video Antusias Anak-Anak Penerima MBG: Manusia Macam Mana yang Tak Tergerak Hatinya (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang tak tergerak hatinya melihat anak-anak senang mendapat MBG.

Ia mengaku sedih saat mendengar suara anak-anak yang menunggu mendapat MBG. Dia lalu menunjukkan video yang memperlihatkan rakyat menyambut dan menunggu kedatangan kendaraaan berisi MBG.

"Saya tidak paham, manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu, saya tidak paham," kata Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Dalam video itu, terlihat anak-anak begitu senang saat menyantap MBG dan menyebut rasanya enak. Dia meminta orang-orang yang sering mengejek dan mengkritik MBG untuk melihat bagaimana antusias anak-anak.

"Hai orang-orang pintar, hai orang-orang pintar yang mengejek, lihatlah dengan mata dan hatimu rakyat kita, anak-anak itu," ujarnya.

Dia menuturkan bahwa 1 dari 5 anak Indonesia mengalami kekurangan gizi, dengan persentasi 20-30 persen di berbagai daerah. Prabowo menyebut mereka mengalami malnutrisi, stunting, badan lemah, dan pertumbuhannya tidak normal.

Tak hanya itu, Prabowo resah ada puluhan juta anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah tanpa sarapan pagi atau hanya makan nasi dengan daun. Oleh sebab itu, Prabowo mencanangkan program MBG saat baru dilantik menjadi Presiden RI.

"Hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat. 55 juta. 55 juta anak-anak Indonesia menerima makanan tiap hari. Dan termasuk ibu-ibu hamil," tutur Prabowo.

Dia tak memungkiri bahwa program MBG masih memiliki kekurangan. Namun, Prabowo menegaskan komitmennya agar program MBG kedepannya berjalan tanpa ada zero defect atau nol cacat.

"Jadi saudara-saudara tentunya kita harapkan zero defect. Itu yang harus kita capai. Tidak kita puas dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi dan alhamdulillah kita sudah mengatasi dan kita sedang atasi terus," jelas dia.

"Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi," imbuh Prabowo.

Rekomendasi