Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, secara sigap memberlakukan rekayasa arus lalu lintas di beberapa ruas jalan protokol pada tanggal 30 Agustus. Langkah ini diambil sebagai antisipasi kemacetan total yang mungkin terjadi akibat aksi unjuk rasa damai Koalisi Rakyat Cianjur yang terpusat di Gedung DPRD Cianjur.
Ribuan peserta aksi, meliputi buruh, mahasiswa, pengemudi ojek online, dan berbagai elemen masyarakat lainnya, mulai berkumpul di bundaran Lampu Gentur, By Pass-Cianjur. Konsentrasi massa ini seketika menyebabkan antrean panjang kendaraan dari berbagai arah, menandakan perlunya intervensi cepat dari pihak kepolisian.
Setelah menyampaikan orasi singkat di tugu pintu masuk Cianjur, massa melanjutkan perjalanan kaki menuju Kantor DPRD Kabupaten Cianjur di Jalan Abdulah Bin Nuh. Selama pergerakan massa ini, aparat kepolisian melakukan pengawalan ketat sekaligus menerapkan pengalihan arus kendaraan untuk memastikan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah terdampak.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pengalihan Arus di Cianjur
Selama aksi unjuk rasa berlangsung, petugas kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan ke berbagai jalur alternatif. Jalur menuju Kantor DPRD Cianjur ditutup sementara guna menghindari penumpukan kendaraan yang dapat mengakibatkan kemacetan parah di pusat kota.
Kanit Gakkum Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra, menjelaskan bahwa rekayasa arus ini bertujuan agar mobilitas kendaraan tetap lancar selama aksi unjuk rasa damai. Pengendara yang melintas diarahkan menuju jalur alternatif seperti Nagrak dan Limbangan, yang terbukti efektif mengurangi kepadatan di jalur utama.
Untuk kendaraan dengan tujuan Bogor, Jakarta, dan sekitarnya, polisi mengarahkan mereka melalui jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi. Penempatan petugas di sejumlah titik strategis, termasuk di jalur nasional penghubung antar-kabupaten/kota, memastikan bahwa semua arus lalu lintas dapat terurai dengan baik.
Advertisement
Ipda Ika Cakra juga menambahkan bahwa rekayasa arus juga dilakukan untuk kendaraan dari Sukabumi yang ingin menuju Bandung, dengan mengarahkan mereka mengambil jalur Jebrod. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipasi komprehensif untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Cianjur.
Advertisement
Situasi Aksi Unjuk Rasa dan Imbauan Kepolisian
Aksi unjuk rasa damai yang diikuti oleh ribuan orang dari Koalisi Rakyat Cianjur berlangsung kondusif setibanya di depan Kantor DPRD Cianjur. Para peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi dan tuntutan mereka, semuanya di bawah pengawalan ketat aparat keamanan dari TNI dan Polri.
Meskipun jumlah massa cukup besar, situasi tetap terkendali dan tidak terjadi insiden yang mengganggu ketertiban umum. Kehadiran aparat keamanan yang sigap dan profesional turut berperan penting dalam menjaga suasana tetap damai dan tertib selama jalannya aksi.
Polres Cianjur mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan mereka. Kepatuhan terhadap anjuran pengalihan arus sangat penting agar tidak terjebak kemacetan di sejumlah ruas jalan yang terdampak oleh aksi unjuk rasa.
Advertisement
Hingga Sabtu petang, kondisi jalur-jalur alternatif yang digunakan masih terpantau normal dan tidak terlihat adanya antrean kendaraan yang signifikan. Hal ini menunjukkan efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh Polres Cianjur dalam mengelola arus kendaraan selama aksi unjuk rasa.
Sumber: AntaraNews