BNPB Catat Banjir dan Longsor Melanda, Sorotan Tertuju ke Lumajang

BNPB melaporkan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, hingga Jatim. Ribuan KK terdampak, ada korban jiwa. Lumajang jadi perhatian. Ini temuan dan langkahnya.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi- Reporter
BNPB Catat Banjir dan Longsor Melanda, Sorotan Tertuju ke Lumajang
Banjir menerjang permukiman di Lumajang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir dan longsor serta cuaca ekstrem melanda sejumlah daerah. Ribuan kepala keluarga (KK) terdampak, sejumlah rumah rusak, dan ada korban jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebut banjir terjadi di Aceh, Deli Serdang (Sumatra Utara), serta Malang dan Lumajang (Jawa Timur).

"Kita melihat di sini bahwa ada beberapa kejadian banjir di Aceh. Aceh bagian selatan terdampak ada 222 KK. Saat ini kami masih tetap memantau perkembangannya," ujar Berton dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Selain Aceh, banjir berdampak pada 13 KK di Deli Serdang, Sumatra Utara, dan kondisinya dilaporkan mulai surut. Di Malang, Jawa Timur, jumlah warga terdampak tercatat 43 KK.

"Sedangkan di Jawa Timur di Lumajang ada 1.567 KK yang terdampak. Dan ini dalam penanganan," terang Berton.

BNPB juga mencatat dua kejadian tanah longsor, masing-masing di Simalungun, Sumatra Utara, yang berdampak pada 90 KK, serta di Malang, Jawa Timur, dengan 24 KK terdampak. Sementara itu, cuaca ekstrem di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

"Cuaca ekstrem terjadi di Dairi saat kami mendapatkan laporan ada satu jiwa meninggal. Kami tentu dari Badan Penanganan Bencana menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya satu jiwa di Sumatra Utara akibat dari cuaca ekstrem ini," papar dia.

Penanganan Banjir dan Longsor di Lumajang

Berton secara khusus memaparkan perkembangan penanganan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di wilayah ini, BNPB mencatat empat jenis bencana: cuaca ekstrem, tanah longsor, banjir bandang, dan banjir genangan.

"Ada dua jiwa yang meninggal kemarin sudah kami sampaikan. Ini adalah bapak dan anak. Dan ada 1.567 KK yang terdampak dan ini masih tetap dalam pendataan. Dan 13 rumah rusak dan ini pun sudah dalam pencatatan dan pelaporan," kata dia.

Untuk menangani dampak bencana, BNPB bersama BPBD berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah kecamatan dan desa, PLN, serta unsur terkait lainnya guna memulihkan layanan-layanan vital.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah diterjunkan untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.

"Kemudian Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) telah dikirim untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat, membuka akses jalan yang beberapa waktu ada terputus dan sekarang ini sudah bisa ditembus yaitu Jalan Taman Sari dan Ibu Raja, serta melakukan pemantauan di wilayah-wilayah terisolasi lainnya dan rumah-rumah warga yang terancam rusak, serta mengirimkan logistik kepada saudara-saudara kita yang terdampak di sana," papar dia.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, menjauhi aliran air yang berpotensi dilalui banjir lahar, terutama lahar dingin, serta mengikuti arahan petugas dan mengakses informasi dari sumber resmi.

BNPB juga memantau debit air sungai dan kondisi jembatan limpasan, serta potensi gangguan aliran listrik yang masih terjadi di sejumlah lokasi.

"Berikut ini ada beberapa video maupun gambar yang kita lihat di sini bagaimana di Kabupaten Lumajang terjadi banjir dan longsor, serta banjir genangan, dan beberapa bantuan yang sudah diserahkan oleh pemerintah daerah," kata dia.
"Semoga apa yang dialami oleh saudara-saudara kita segera dapat dilalui dan pemerintah-pemerintah daerah segera dapat mengatasi dampak banjir maupun cuaca ekstrem longsor yang terjadi di Lumajang," sambung Berton.

Respons atas Cuaca Ekstrem di Dairi

Selain Lumajang, BNPB turut menyampaikan perkembangan penanganan cuaca ekstrem di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu orang terluka, dan satu unit rumah mengalami rusak berat.

BPBD Dairi berkoordinasi dengan camat serta kepala desa setempat untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

"Upaya yang dilakukan adalah di mana BPBD Dairi sudah berkoordinasi dengan camat setempat serta kepala desa daerah terdampak untuk melakukan asesmen serta memberikan bantuan kepada korban yang terdampak," jelas Berton.
Rekomendasi