Kebakaran Kantor BPN Karawang, Wamen ATR Serahkan Penyelidikan ke Polisi

Wamen ATR Ossy Dermawan meminta polisi menyelidiki kebakaran di Kantor BPN Karawang yang menghanguskan sejumlah ruang, termasuk gudang arsip.

Nanda Perdana Putra
Oleh Nanda Perdana Putra - Reporter
Kebakaran Kantor BPN Karawang, Wamen ATR Serahkan Penyelidikan ke Polisi
Kebakaran yang melanda Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 14 Oktober 2026 malam menghanguskan sejumlah ruangan, termasuk gudang arsip. (Foto: Antara)

Kebakaran melanda Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Api menghanguskan sejumlah ruangan di gedung kantor, termasuk gudang arsip, sementara petugas masih menangani pemadaman pada Kamis pagi.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian. "Kami memberikan waktu dan ruang ke pihak kepolisian untuk menyelidiki dan melakukan investigasi atas terjadinya kebakaran di kantor BPN Karawang," kata Ossy saat meninjau lokasi kebakaran di Karawang, dilansir dari Antara.

Berdasarkan keterangan awal petugas penjaga kantor, api diduga pertama kali muncul dari lantai dua gedung. Menurut Ossy, pengamatan dari luar menunjukkan api berdampak pada beberapa ruangan, termasuk gudang arsip, tetapi tingkat kerusakan keseluruhan belum bisa dipastikan sampai pemeriksaan menyeluruh dilakukan setelah api padam. Ia tiba di lokasi setelah menerima informasi kebakaran.

Tidak Ada Korban Jiwa

Ossy memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihaknya juga berupaya menyelamatkan aset dan dokumen pertanahan yang masih bisa diselamatkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran itu. "Ada delapan unit armada yang diturunkan untuk melakukan pemadaman," kata Komandan Peleton 3 Damkar BPBD Kabupaten Karawang, Rudi Suwardi, di Karawang.

Proses pemadaman turut dibantu armada pemadam dari kawasan industri Karawang International Industrial City (KIIC) dan Kodim Karawang.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB hingga Kamis pagi.

Rekomendasi