Wakil Rektor IT&B Kabanjahe Tewas, Polisi Usut Dugaan Pembunuhan

Penemuan jasad korban diketahui setelah rekan-rekan sesama dosen merasa curiga lantaran Asprina tidak kunjung merespons panggilan telepon.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Wakil Rektor IT&B Kabanjahe Tewas, Polisi Usut Dugaan Pembunuhan
<p>ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com</p>

Kepolisian Resor (Polres) Karo memperluas penyelidikan terkait kematian Wakil Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas dalam kamar mandi rumahnya di Kompleks J-Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (25/9). Kepolisian kini mendalami dugaan tindak pidana menyusul hilangnya mobil pribadi milik korban dari lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha mengatakan, kepolisian masih bekerja secara intensif untuk mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap tabir di balik kematian korban.

​"Penyelidikan dan pengembangan masih kami lakukan secara intensif, termasuk mendalami hilangnya satu unit mobil korban dari rumahnya," ujar Pedoman kepada merdeka.com, Senin (28/9).

Kecurigaan Rekan

Penemuan jasad korban diketahui setelah rekan-rekan sesama dosen merasa curiga lantaran Asprina tidak kunjung merespons panggilan telepon. Mereka kemudian meminta abang kandung korban bersama petugas sekuriti kompleks untuk memeriksa langsung rumah Asprina

​Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di kamar mandi dengan kondisi mulut mengeluarkan darah. Selain itu, kendaraan roda empat milik korban dipastikan tidak berada di tempat.

​"Untuk kepentingan penyidikan, jenazah AS sebelumnya telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan guna menjalani autopsi mendalam," kata Pedoman.

Kepolisian saat ini masih menunggu hasil resmi dari tim medis forensik guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Sudah dilakukan autopsi. Hasilnya belum," pungkas Pedoman.

Rekomendasi