Harga daging sapi di Pasar Gondangdia tercatat masih tinggi pada Senin (28/9/2026), berada di kisaran Rp 150.000 per kg. Pedagang mengeluhkan harga yang tak kunjung turun, sementara harga daging ayam relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya.
Emus (44), pedagang daging sapi di pasar tersebut, menyebut harga jual belum berubah dari beberapa hari terakhir. "150," kata Emus. Ia menambahkan, "Masih standar gitu."
Menurut Emus, level saat ini sudah tergolong mahal. Ia menyebut harga normal biasanya sekitar Rp 130.000 per kg, lalu naik sekitar Rp 20.000 sejak Lebaran. "Dari harga Lebaran baru turun 5.000," keluhnya.
Emus memprediksi harga justru berpotensi kembali naik saat momen hari besar keagamaan. "Kalau mungkin lebaran menaik lagi. Pasti naik kalau lebaran mah," ujarnya. Ia menyebut kenaikan juga kerap terjadi menjelang puasa, sehingga harga daging dinilai sulit turun.
Di lapak ayam, Mutia (25), pedagang ayam potong, menilai harga masih stagnan selama sepekan terakhir. "Masih sama sih harganya," kata Mutia. Saat ini, daging ayam dijual Rp 40.000–Rp 46.000 per kg. Ia juga melayani penjualan per ekor, dengan ukuran terbesar Rp 55.000–Rp 60.000 per ekor dan terkecil Rp 30.000–Rp 35.000, sementara ayam potongan bagian dijual Rp 15.000–Rp 25.000.
Terkait pergerakan harga, Mutia menyebut tidak ada gejolak berarti. "Naiknya stabil sih. Ya masih mirip-mirip," tuturnya. Mutia melanjutkan, "Paling turun-turun nggak banyak, kadang naik juga tiap hari beda-beda."
Advertisement
Daftar Harga Daging Sapi dan Ayam
- Harga daging sapi
Rp 150.000 per kg
- Harga daging ayam
Rp 40.000–Rp 46.000 per kg
Advertisement
Langkah Pemerintah Menekan Harga Pangan
Pemerintah menyusun strategi pengendalian harga untuk komoditas pangan yang mengalami kenaikan. Opsi yang disiapkan mencakup penyaluran bantuan pangan dan evaluasi dampak kemarau El Nino terhadap produksi.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan pemerintah terus memantau perkembangan harga di lapangan dan mempercepat bantuan sebagai instrumen pengendalian. "Saya rasa kondisi hari ini masih terus kita pantau, ya. Jadi bantuan ini, bantuan pangan hari ini juga digelontorkan paling tidak dalam dua bulan ke depan, harapan kita untuk bisa menekan harga," kata Hanif di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Ia menambahkan, pemerintah tengah menghitung ulang ketahanan pangan domestik pascadampak El Nino. Berbagai langkah akan dibahas dalam rapat koordinasi terbatas guna mengantisipasi lonjakan harga.
"Hari ini sedang dievaluasi secara detail. Kalau memang ada lonjakan harga yang tidak bisa dikendalikan, maka akan diambil langkah-langkah yang diperlukan di sini. Jadi ini sekali lagi untuk kepentingan bangsa, tidak ada niat lain," beber dia.