Pasar Banyuwangi yang direvitalisasi Kementerian PU memasuki tahap persiapan operasional. Pemerintah daerah mulai menyerahkan lapak kepada pedagang secara bertahap dengan target pembukaan pada Oktober 2026.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, menyebut proses sosialisasi dan serah terima lapak sudah berjalan.
"Rencananya mulai kita operasikan Oktober 2026. Para pedagang telah kita sosialisasikan, dan mulai serah terima lapak yang akan ditempatinya," kata Suratno. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan yang diterima pada Senin (28/9/2026).
Selama pembangunan, para pedagang menempati lokasi sementara di Gedung Wanita. Sejak Selasa 22 September 2026, sejumlah pedagang mulai mengurus administrasi di lokasi Pasar Banyuwangi sekaligus diberi kesempatan meninjau dan mengenali posisi lapaknya.
Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Pemkab Banyuwangi, Heni Sugiharti, menyampaikan terdapat 560 pedagang yang lolos verifikasi dan validasi saat relokasi.
"Mereka ini masuk prioritas pertama yang akan menempati pasar. Mereka kita beri kesempatan untuk mengecek tempat dan utilitasnya," kata dia.
Untuk menghindari kepadatan, pengecekan lapak diatur per kelompok. Tahap awal melibatkan pedagang bernomor urut 1–50, lalu berlanjut ke kelompok berikutnya yang berjumlah sekitar 60 pedagang.
Kegiatan berlangsung sejak Senin 21 September 2026 dan digilir hingga semua pedagang mendapat giliran.
Diskop UMP menargetkan penataan bagi 560 pedagang Prioritas 1 rampung pekan ini, sebelum berlanjut ke pedagang Prioritas 2 di luar kelompok tersebut.
"Setelah semuanya (pedagang) siap, baru kita operasikan. Target secepatnya, yang penting para pedagang segera di tempat yang baru,” ucap Heni.
Advertisement
Pedagang Antusias Sambut Pembukaan Pasar Banyuwangi
Salah satu pedagang yang telah menerima kunci lapak adalah Teguh, warga Kecamatan Giri. Sejak Selasa 22 September 2026, ia mulai mempersiapkan lapaknya untuk ditempati.
Teguh mengaku antusias menyambut pasar baru yang direvitalisasi sejak 2024 tersebut dan berharap proses perpindahan berjalan lancar agar aktivitas perdagangan kembali ramai.
"Kami harapkan semoga kedepannya tambah ramai, dan para pedagang supaya diberi kelancaran," kata pedagang aksesoris dan jasa sepuhan emas yang telah berjualan sejak 2006 tersebut.