Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang mencatut nama Betrand Peto alias Alfonsus Toribio Tenkuni alias ATT.
Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan laporan tersebut diterima pada Sabtu (12/9/2026) pagi.
"Polda Metro Jaya telah menerima laporan pada hari Sabtu tanggal 12 September 2026, sekira pukul 10.00 pagi," ujar Onkoseno, Senin (14/9/2026).
Onkoseno menjelaskan, laporan tersebut dibuat oleh seorang perempuan berinisial AW yang juga disebut sebagai korban. Sementara pihak yang dilaporkan merupakan seorang pria berinisial ATT.
Setelah laporan diterima, penyidik akan melakukan serangkaian langkah penyelidikan. Polisi di antaranya akan meminta keterangan dari pelapor dan sejumlah saksi serta melakukan visum terhadap korban.
"Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membuat administrasi penyelidikan dan selanjutnya dari tim penyidik yang menangani akan meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga akan meminta visum," kata Onkoseno.
"Untuk selanjutnya, perkembangan akan kami sampaikan berikutnya," sambung dia.
Advertisement
Dugaan Kejadian di Kawasan SCBD
Polisi menyebut dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi di sekitar kawasan SCBD, Jakarta Pusat. Namun, kronologi lengkap kejadian belum disampaikan karena masih didalami penyidik.
"Kalau untuk lokasi itu di sekitar SCBD. Kronologi itu nanti masih akan didalami oleh tim penyidik," kata Onkoseno.
Selain meminta keterangan dari pelapor dan saksi, penyidik nantinya juga akan memeriksa pihak yang dilaporkan, yakni ATT.
Adapun mengenai barang bukti dalam perkara tersebut, Onkoseno mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman.
"Itu masih pendalaman penyidik. Nanti akan disampaikan lebih lanjut," jelas Onkoseno.
Advertisement
Klarifikasi Betrand Peto
Betrand menyatakan tidak pernah melakukan pelecehan seksual sebagaimana tuduhan yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Putra dari Ruben Onsu ini merasa dirugikan oleh kabar yang beredar luas di media sosial dan memastikan tuduhan tersebut tidak benar.
"Dan saya ingin menyampaikan bahwa seperti yang sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang, gitu," ujar penyanyi Betrand Peto saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/09/2026).
Remaja yang akrab disapa Onyo ini menceritakan awal kejadian saat melihat pelapor tiba-tiba menangis di sofa ruangan kelab malam. Betrand kemudian berusaha mencari tahu alasan wanita tersebut menangis, tetapi tidak mendapatkan jawaban.
"Saya pun bertanya kepada perempuannya, gitu. 'Kenapa bisa nangis?' gitu. Dan dia itu enggak ada jawab sama sekali, enggak ada kasih aku untuk jawaban kayak 'aku nangis gara-gara ini', enggak," kata Onyo.