Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Kebakaran Hutan

Kawah Ijen ditutup sementara akibat kebakaran hutan dan lahan yang merembet ke kawasan wisata. Simak kondisi terkini dan penanganannya.

Laura Adelia
Oleh Laura Adelia - Reporter
Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Kebakaran Hutan
Pendakian Kawah Ijen Ditutup Total.

Akses pendakian menuju Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, ditutup sementara menyusul kebakaran hutan yang melanda kawasan Pegunungan Ijen. Penutupan dilakukan demi keselamatan wisatawan dan masyarakat hingga kondisi dinyatakan aman.

Kebakaran hutan di kawasan Ijen mulai terdeteksi sejak Rabu (2/9/2026). Api kemudian merembet hingga mendekati kawasan Pondok Bunder yang menjadi salah satu jalur menuju Kawah Ijen.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penutupan jalur pendakian menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi risiko keselamatan akibat kebakaran.

"Demi keselamatan, pendakian ke Kawah Ijen ditutup sementara. Saya minta seluruh OPD terkait untuk backup penanganan pemadaman kebakaran," kata Ipuk saat memimpin rapat koordinasi organisasi perangkat daerah (OPD) membahas penanganan kebakaran Ijen, Jumat (4/9/2026).

Api Pertama Terdeteksi di Pasewaran

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana menjelaskan, titik api pertama kali diketahui di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, pada Rabu (2/9/2026).

Petugas kemudian melakukan penanganan secara bertahap untuk mencegah api meluas. Upaya pemadaman berlanjut hingga Kamis dini hari.

Tim gabungan juga melakukan penyemprotan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas turut melakukan pemantauan terhadap wilayah hutan di Desa Tamansari.

 

Antisipasi Karhutla, BPBD Banyuwangi Siapkan Pos Pemantauan di Paltuding

BPBD Ikut Memadamkan di Lokasi.
BPBD melakukan penanganan pemadaman kebakaran. (Sumber: BPBD Banyuwangi)

Untuk memperkuat pengawasan, pos pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disiapkan di kawasan Paltuding. Pos tersebut dilengkapi mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional BPBD, serta personel yang bersiaga.

"Selain penanganan dari darat, BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penanganan melalui jalur udara," ujar Partana.

Penanganan kebakaran di kawasan Ijen menghadapi tantangan medan yang cukup berat. Sejumlah lokasi memiliki tebing dan jurang curam sehingga menyulitkan kendaraan untuk menjangkau titik api.

Petugas juga menyiapkan sekitar 15 unit jet pump dengan kemampuan jangkauan semprotan sekitar 15 meter untuk mendukung proses pemadaman.

Api Merembet ke Kawasan TWA Ijen

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Nur Patria Murniawan mengatakan, penutupan jalur dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan pengunjung dan masyarakat di kawasan Ijen.

Menurut Patria, kebakaran telah memasuki kawasan TWA Ijen, termasuk di sekitar Pondok Bunder. Kondisi tersebut membuat jalur pendakian harus ditutup sampai situasi dinyatakan aman.

"Hari ini memang jadwalnya tutup karena ada kegiatan Rijig-rijig Kawah Ijen. Kemudian karena ada kebakaran, kita tutup mulai hari ini jalur pendakian sampai waktu yang tidak ditentukan, menunggu api padam," kata Patria.

Patria menyebut kondisi kebakaran masih perlu diwaspadai. Selain api yang terus membesar, angin di kawasan Ijen cukup kencang sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.

Tim gabungan bersama pecinta alam, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar turut melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik terdampak.

Wisatawan Diminta Tak Memaksakan Masuk

Patria mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak memaksakan diri memasuki kawasan Ijen selama jalur pendakian masih ditutup.

Ia meminta pengunjung mengikuti arahan petugas serta memantau informasi terbaru mengenai kondisi kawasan wisata tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama wisatawan, untuk bersabar dan selalu mengikuti informasi terbaru dari petugas," pungkasnya.

 

(*)

Rekomendasi