Sebelum Digigit Anjing, Bayi di Sumedang Dimutilasi Ibu

Seekor anjing peliharaan menyeret sesuatu yang awalnya dikira bangkai anak kambing.

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Sebelum Digigit Anjing, Bayi di Sumedang Dimutilasi Ibu
ER (19) saat prarekonstruksi. Dirinya membunuh dan memutilasi bayi yang baru dilahirkannya sendiri. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Remaja perempuan berusia 19 tahun berinisial ER di Kabupaten Sumedang ternyata sempat membunuh dan memutilasi bayinya. Hal tersebut terungkap dalam prarekonstruksi yang digelar Satreskrim Polres Sumedang.

"Iya benar (dimutilasi)" kata Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, Rabu (2/9/2026).

Tanwin menyebut bagian tubuh yang dipotong yakni tangan dan kaki bayi. Usai dimutilasi, jenazah bayi lalu dikubur di halaman di dekat rumah.

"Cuma tangan dan kaki (yang dimutilasi)" ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, warga Dusun Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, dibuat geger, Sabtu (29/8/2026) malam.

Seekor anjing peliharaan menyeret sesuatu yang awalnya dikira bangkai anak kambing. Siapa sangka, benda misterius itu ternyata adalah jasad bayi laki-laki dengan kondisi mengenaskan.

Berawal dari temuan tragis itu, polisi bergerak cepat. Tak butuh waktu lama, polisi menangkap sang pelaku utama yang tak lain adalah ibu kandung korban, seorang remaja berinisial ER.

Dari hasil pemeriksaan intensif, ER tak bisa mengelak. Dia mengakui telah membuang darah dagingnya sendiri. Motif di balik aksi keji ini yaitu panik, kalut, dan malu karena hamil di luar nikah.

Bayi itu hasil hubungan gelap ER dengan kekasihnya berinisial PK, seorang pemuda asal Tasikmalaya. Akibat perbuatannya, ER disangkakan Pasal 429 KUHP dan diancam dengan pidana penjara maksimal 9 tahun.

Rekomendasi