Polisi Duga Pria Tewas di Gardu LRT Pancoran Hendak Curi Kabel

Keberadaan gergaji besi dan kantong plastik menjadi salah satu petunjuk dugaan pencurian.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Polisi Duga Pria Tewas di Gardu LRT Pancoran Hendak Curi Kabel
Ilustrasi mayat (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di dalam gardu listrik pendukung operasional LRT di Pancoran, Jakarta Selatan. Polisi menduga pria tersebut hendak mengambil kabel di dalam gardu sebelum tersengat listrik bertegangan tinggi.

Dugaan itu muncul setelah petugas menemukan sejumlah barang yang dibawa korban, yakni gergaji besi dan kantong plastik.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan korban diduga masuk ke gardu melalui bagian bawah. Setelah itu, korban naik ke lantai dua tempat gardu tersebut berada.

"Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji beserta topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Suminto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/9/2026). 

Polisi menerima informasi mengenai keberadaan korban sekitar pukul 17.50 WIB. Dari pemeriksaan awal, keberadaan gergaji besi dan kantong plastik menjadi salah satu petunjuk yang membuat polisi menduga korban hendak mengambil kabel.

"Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," ujar Suminto.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan tujuan korban masuk ke gardu tersebut.

Identitas korban hingga kini belum diketahui. Petugas tidak menemukan KTP maupun dokumen identitas lainnya pada tubuh korban sehingga sementara korban disebut sebagai Mr X.

"Sementara ditemui satu. Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X," kata Suminto.

 

Jenazah Dibawa ke RS Polri

Jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani autopsi. Polisi juga belum dapat memastikan kapan korban meninggal dunia.

Suminto menyebut jenazah korban sudah mengeluarkan bau. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan sengatan listrik bertegangan tinggi.

Untuk mengevakuasi korban, aliran listrik di lokasi sempat dipadamkan sementara. Gardu tersebut merupakan fasilitas yang digunakan untuk mendukung operasional LRT.

Meski aliran listrik sempat dimatikan, kondisi tersebut tidak mengganggu perjalanan LRT.

Rekomendasi