BPBD Kabupaten Cianjur mengimbau warga tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan setelah gempa susulan bermagnitudo 1,7 mengguncang wilayah itu pada Selasa (1/9/2026) pukul 19.49 WIB.
Berdasarkan data BMKG yang dirilis BPBD Cianjur, pusat gempa berada pada koordinat 6,89 LS dan 107,11 BT. Guncangan berpusat di darat, sekitar 9 kilometer di selatan Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 7 kilometer.
Peristiwa ini menyusul gempa tektonik M4,3 yang terjadi lebih dahulu pada pukul 17.53 WIB, berpusat di kedalaman 5 kilometer pada jarak 13 kilometer sebelah selatan Cianjur. Menanggapi rentetan aktivitas seismik tersebut, BPBD menerjunkan tim untuk memantau situasi di lapangan.
"Sampai saat ini BPBD Kabupaten Cianjur belum menerima laporan terkait kerusakan akibat gempa tersebut," kata Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, melalui akun resmi, Selasa (1/9/2026).
Iwan menyebut pihaknya berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan kondisi bangunan. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan jangan mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Iwan.
Advertisement
Saluran Laporan Dampak Gempa
Iwan meminta warga segera melaporkan setiap potensi bahaya maupun kerusakan infrastruktur yang ditemukan setelah guncangan.
"Bila ada laporan mengenai dampak gempa, silakan untuk melapor ke call center BPBD Kabupaten Cianjur," tutur Iwan.
BPBD Cianjur mengoperasikan saluran komunikasi darurat yang dapat diakses 24 jam.
"Masyarakat bisa menghubungi call center BPBD Kabupaten Cianjur di nomor 0811 2220 5252," kata dia.