Pemadaman Karhutla Diperketat, BNPB Gunakan Kamera Thermal

BNPB intensifkan pemadaman karhutla di Sumsel dan Kalsel. Water bombing digelar, OMC tak bisa. Kamera thermal dikerahkan untuk mencari titik api.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Pemadaman Karhutla Diperketat, BNPB Gunakan Kamera Thermal
Pohon-pohon yang terbakar terlihat saat api melalap lahan gambut di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia, Selasa, 11 Agustus 2026. (AP Photo/Stefanus Taman)

BNPB mengintensifkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, terutama Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Upaya darat dan udara digenjot meski dihadapkan pada jarak pandang terbatas dan minimnya bibit awan. Ribuan personel diterjunkan untuk mempersempit sebaran api serta mengamankan area terdampak.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan melaporkan, di Sumatera Selatan saat ini terpantau 13 titik api dengan penurunan jarak pandang signifikan. Aktivitas sekolah tetap berjalan dengan imbauan penggunaan masker. "Situasi umum di sana terpantau adanya 13 titik api dengan kualitas udara umumnya sedang, jarak pandang di bawah 2 kilometer. Proses belajar mengajar masih berjalan seperti biasa dan dianjurkan untuk menggunakan masker," ujar Berton dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, dikutip Rabu (2/9/2026).

Satgas Darat digerakkan pada lima wilayah prioritas di Sumatera Selatan, yakni Muara Enim, Prabumulih, Ogan Ilir, Palembang, dan Ogan Komering Ulu Selatan. Operasi udara juga diaktifkan untuk mendukung pemadaman pada titik-titik sulit dijangkau.

"Water bombing dilakukan dengan 4 unit helikopter, sebanyak 7 sorti dilakukan, dan air yang ditumpahkan sebanyak 792 ribu liter air. OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) tidak dapat dilakukan karena memang tidak ada potensi bibit awan di atmosfer," papar dia.

Sementara itu, situasi di Kalimantan Selatan lebih menantang. Kualitas udara sempat masuk kategori berbahaya dengan jarak pandang di bawah 3 kilometer. Sejumlah sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh secara kondisional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. "Terpantau di sana ada 13 titik panas dengan kualitas udara umumnya sedang berbahaya. Kami tetap menganjurkan masyarakat untuk menggunakan masker, terutama apabila beraktivitas di luar rumah," kata Berton.

Pemadaman di Kalimantan Selatan dilakukan masif pada 10 wilayah, seperti Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, dan Kota Banjarbaru. "Water bombing yang dilaksanakan 5 unit dengan 11 sorti, dan air yang disebarkan adalah 1.328.000 liter air. Luas daerah yang berhasil dipadamkan sebesar 60 hektare lebih," paparnya.

BNPB Kerahkan Kamera Thermal

Menurut Berton, OMC tidak dapat dilakukan karena tidak memungkinkan akibat tidak adanya titik-titik awan di atmosfer. "Cuaca masih mendukung potensi terdukungnya fire spot baru, karena sebagian besar wilayah berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," kata dia.

BNPB mulai memaksimalkan teknologi untuk melacak sumber api yang tersembunyi di dalam tanah. "Ada dukungan kamera thermal untuk memaksimalkan pencarian api yang belum padam di daerah tanah-tanah, sehingga ini membantu kami mencari titik panas. Kami juga memfokuskan pemadaman pada wilayah Ring 1 seperti area bandara maupun permukiman," tutur Berton.

Kolaborasi lintas unsur terus diperkuat antara BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga masyarakat. Dengan kondisi cuaca yang sangat kering dan lahan berada pada kategori sangat mudah terbakar, patroli udara dan darat dipastikan tetap dilakukan setiap hari.

Rekomendasi