Akhir Tragis Pencarian Bocah Diterkam Buaya di Sungai Budong-budong

Korban sebelumnya diterkam buaya saat sedang mandi di Sungai Budong-budong.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Akhir Tragis Pencarian Bocah Diterkam Buaya di Sungai Budong-budong
Evakuasi jenazah bocah yang diterkam buaya ditemukan di Sungai Budong-budong. (Istimewa)

Pencarian terhadap bocah bernama Moh Rifqi (10), diterkam buaya saat mandi di Sungai Budong-budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Rifqi.

Dantim Rescue, Muh Haerul membenarkan jasad Moh Rifqi sudah ditemukan pada pukul 15.40 Wita, Selasa (25/8) kemarin. Haerul menjelaskan sebelumnya Rifqi diterkam buaya saat sedang mandi di Sungai Budong-budong.

"Menemukan korban anak yang sebelumnya diterkam buaya dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian," ujar Haerul melalui keterangan tertulisnya, Rabu (26/8).

Evakuasi jenazah bocah yang diterkam buaya ditemukan di Sungai Budong-budong. (Istimewa)
Evakuasi jenazah bocah yang diterkam buaya ditemukan di Sungai Budong-budong. (Istimewa)

Haerul mengungkapkan ada luka gigitan buaya pada tubuh korban. Ia menyebut luka tersebut pada bagian paha dan dada.

"Iya, (ada luka) di paha dan dada," kata Haerul.

Haerul menambahkan jenazah Mooh Rifqi selanjutnya dievakuasi dari lokasi kejadian. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Dengan ditemukannya korban. Operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Paman korban, Dirham mengaku korban pergi ke Sungai Budong-budong bersama nenek dan tantenya. Saat itu, korban mandi di pinggir sungai sementara nenek dan tantenya mencuci.

"Jadi tadi jam sekitar jam 4 dia mandi bersama nenek dan tantenya. Seperti biasa setiap sore dia mandi di sungai ini selama musim kemarau. Dia mandi dipinggiran, tapi ditarik dan diterkam (buaya) ke bawah," ujar Dirham.

Dirham mengaku kaget dengan kemunculan buaya di lokasi kejadian. Alasanya, selama 1 hingga 2 bulan terakhir tidak pernah ada dilaporkan keberadaan buaya di Sungai Budong-budong.

"1-2 bulan terakhir ini tidak ada penampakan (buaya) di sini," kata Dirham.

Atas kejadian tersebut, orang tua korban terpukul. Warga bersama tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tubuh korban.

"Sementara ini masih pencarian. Ornag tuanya terpukuldengan kejadian ini," pungkasnya.

Rekomendasi