Anggota Unit Opsnal Kepolisian Sektor Makassar menangkap dua remaja berinisial MAA (18) dan KP (16) usai menembak seorang pelajar berinisial MR (17). Kedua pelaku menembak korban tiga kali dengan menggunakan Airsoft gun.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Makassar, Inspektur Satu Syuryadi Syamal mengatakan peristiwa penembakan dilakukan MAA dan KP terhadap korban terjadi di Jalan Gunung Latimojong, Kecamatan Makassar, pada Minggu (23/8). Menurut Syuryadi, kedua pelaku awalnya mengira korban adalah geng motor.
"Jadi korban dan pelaku berpapasan di Jalan Gunung Latimojong. Saat itu, pelaku mengira korban adalah (anggota) geng motor," kata Syuryadi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (26/8).
Syuryadi menyebut pelaku MAA sempat menembak tiga kali. Syuryadi menyebut pelaku menembak dengan menggunakan Airsoft gun.
"Salah satu tembakan mengenai lutut sebelah kiri korban dan mengakibatkan luka. Akibat kejadian itu korban melapor," kata Syuryadi.
Atas laporan tersebut, Unit Opsnal langsung melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap kedua pelaku. Hasilnya, kedua pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Sungai Cerekang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.
"Selain pelaku, kita amankan juga barang bukti senjata Airsoft gun warna hitam merek Jericho 941, beserta lima butir peluru egel," kata dia.
Syuryadi menambahkan kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal Airsoft gun dimiliki pelaku. Alasannya, pelaku mengaku mendapatkan Airsoft gun tersebut dari anggota TNI.