Anggota DPD Temui Jokowi, Bahas Nasib Daerah hingga Sinyal Politik 2029

Pertemuan berlangsung sekitar satu jam di ruang tamu rumah Jokowi.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Anggota DPD Temui Jokowi, Bahas Nasib Daerah hingga Sinyal Politik 2029
Sejumlah anggota DPD RI sowan Jokowi di Solo. (merdeka.com/arie sunaryo).

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Kutai Utara, Solo, Jumat (21/8). Pertemuan berlangsung sekitar satu jam di ruang tamu.

Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Yulianus Henock Sumual yang juga Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, mengaku bangga bisa bertemu Jokowi dalam kondisi sehat.

"Kita mengunjungi Presiden ke-7 Republik Indonesia. Saya sebagai Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, saya juga sebagai anggota DPD RI dari Kalimantan Timur merasa bangga melihat Pak Jokowi tetap dalam kondisi sehat. Beliau orang yang baik ya, dan yang kami sangat banggakan," ujar Yulianus.

Dia juga menyinggung peran Jokowi dalam pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan.

"Ibu Kota Negara bisa ada di Kalimantan atas dukungan beliau. Jadi sekali lagi, Presiden ke-7 Republik Indonesia Pak Jokowi tetap dicintai rakyat," ucap dia.

Sejumlah anggota DPD RI sowan Jokowi di Solo. (merdeka.com/arie sunaryo).
Sejumlah anggota DPD RI sowan Jokowi di Solo. (merdeka.com/arie sunaryo).

Soroti Desentralisasi dan Kemunduran Pembangunan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, Yulianus menyebut para senator membahas isu pembangunan daerah. Menurutnya, desentralisasi harus kembali menjadi fokus pemerintah.

"Kalau masalah pembahasan di dalam, ya kami sebagai wakil-wakil rakyat di daerah tetap menginginkan adanya desentralisasi ya ke depannya. Pembangunan itu harus berkiblat ke daerah, tetap pembangunan ke daerah supaya daerah yang sekarang banyak mengalami kemunduran ke depan bisa lebih maju," jelas dia.

Yulianus mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Dia menilai kurangnya perhatian ke daerah berpotensi menimbulkan kekecewaan masyarakat.

"Kondisi sekarang kami sebagai wakil rakyat dari daerah, ya senator, mempunyai keprihatinan bilamana pembangunan daerah itu kurang perhatian akan menyebabkan kemarahan daripada masyarakat daerah," tandasnya.

 

DPD Bali Serahkan Tongkat Ganesha dan Sinyal 2029

Sementara itu, Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna menyerahkan tongkat Ganesha khas Tampaksiring kepada Jokowi. Dia menegaskan dukungan penuh masyarakat Bali kepada arah politik Jokowi, termasuk pada kontestasi 2029.

"Pokoknya Bali siap untuk ikut Pak Jokowi. Kita manut pada perintah Pak Jokowi ya. Saya pastikan Bali 2029 ngikut ini Pak Jokowi," tegas Arya.

Terkait tongkat Ganesha, Yulianus menyebut tongkat tersebut merupakan simbol kepemimpinan. Ia juga menyinggung soal estafet.

"Tongkat kepemimpinan, pokoknya nanti akan ada surprise. Tunggu 2027 ya, terimakasih," pungkasnya.

 

Rekomendasi