Seekor orang utan bernama Didi keluar dari kawasan Solo Safari dan masuk ke Warung Ayam Bengawan yang berada tak jauh dari lokasi. Insiden terjadi saat warung sedang ramai, Rabu (19/8/2026), membuat pengunjung yang tengah makan memilih menepi.
Menurut keterangan di lokasi, Didi sempat berdiri di sisi warung sebelum bergerak ke bagian dalam. Selama beberapa menit berada di dalam, primata tersebut tidak menyerang pengunjung.
Kesaksian pengelola warung, Benny, disampaikan kepada Liputan6.com. Ia menyebut momen itu membuat semua orang terkejut dan spontan bergeser menjauh saat Didi masuk ke area makan.
Advertisement
Pengelola Warung Ceritakan Momen Didi Muncul
Benny menuturkan kondisi warung sebenarnya tengah padat pengunjung meski dari luar tampak sepi. Saat sosok orang utan memasuki area, reaksi pertama para pelanggan dan karyawan adalah menyingkir untuk memberi ruang.
"Pas si orang utan ini masuk, yo kaget semua. Kok tiba-tiba ada yang masuk dari safari. Kami semua dan pengunjung pada minggir," kata Benny saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (19/8/2026).
Ia menjelaskan Didi tidak langsung membuat keributan. Primata itu berdiri beberapa saat di samping warung sebelum melangkah ke bagian dalam.
Selama berada di area makan, tidak ada interaksi agresif terhadap pengunjung. Situasi tetap dikendalikan sambil menunggu petugas dari Solo Safari datang.
Advertisement
10 Menit di Dalam dan Disuguhi Ayam Goreng
Benny menyebut Didi berada di dalam warung sekitar 10 menit. Selama itu, hewan tersebut tampak memperhatikan sekeliling tanpa menyerang siapa pun.
"Sempat diri beberapa lama di samping, terus ke dalam. Celingak-celinguk, ada sekitar 10 menit," ujarnya.
Salah satu karyawan sempat memberikan potongan ayam goreng. Menurut Benny, makanan itu langsung disantap oleh Didi.
"Di kasih makan, Kasih ayam goreng, dia langsung makan. Kelihatannya lagi laper," kata Benny.
Tak lama kemudian, petugas Solo Safari tiba dan menggiring Didi keluar dari warung untuk diamankan.
Advertisement
Tim Solo Safari Amankan Didi dan Lakukan Penanganan
Juru Bicara Solo Safari, Danu Widi Krismara, membenarkan peristiwa orang utan yang keluar dari kandang. Ia memastikan Didi telah ditangani oleh tim kesehatan hewan Solo Safari.
"Ya benar ada kejadian itu (orang utan lepas). Saat ini hewan tersebut dalam penanganan petugas kesehatan hewan Solo Safari," tutur Danu.
Menurut Danu, penanganan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat dan kondisi satwa. Setelah situasi terkendali, Didi dibawa kembali ke area exhibit.
"Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku. Kami berhasil mengamankan orang utan dan mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali," ucap Danu.
Ia menambahkan, tim internal yang memiliki kompetensi khusus segera dikerahkan begitu menerima informasi awal mengenai satwa yang keluar dari kandang.
Advertisement
Evaluasi Keamanan dan Permohonan Maaf
Setelah kejadian terkendali, Solo Safari melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan kandang dan lingkungan satwa. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri kronologi serta faktor yang memungkinkan Didi keluar dari kandang.
Hasil evaluasi akan digunakan untuk memperkuat sistem keamanan agar insiden serupa dapat diminimalkan. Penguatan ini mencakup keselamatan pengunjung, warga, petugas, serta satwa.
"Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk penguatan pengamanan guna memastikan kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari," tandas Danu.
Pihak Solo Safari juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan dan pengunjung yang sempat terdampak kepanikan akibat insiden tersebut.
"Kami meminta maaf atas kejadian ini. Dan akan meningkatkan keamanan," tukas Danu.