Bandara Frans Sales Lega Ruteng Rusak Diguncang Gempa NTT, Penerbangan Dihentikan Sementara

Penerbangan dari dan ke Bandara Frans Sales Lega dihentikan sementara.

Ola Keda
Oleh Ola Keda - Reporter
Bandara Frans Sales Lega Ruteng Rusak Diguncang Gempa NTT, Penerbangan Dihentikan Sementara
Kondisi bandara Frans Sales Ruteng pasca gempa

Gempa kuat mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) pagi dan berdampak pada operasional di Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Pengelola bandara memulai pemeriksaan keselamatan sebelum layanan dilanjutkan. Sejumlah bagian di area terminal dilaporkan terdampak.

Bandara yang melayani konektivitas udara untuk wilayah Manggarai itu menyesuaikan pengaturan di lapangan sembari menunggu hasil pengecekan.

Penghentian Penerbangan

Aktivitas penerbangan untuk sementara waktu dihentikan selagi petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh atas kelayakan fasilitas dan keselamatan operasi penerbangan.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Frans Sales Lega, Punto Widaksono, menyatakan tim teknis sedang melakukan pengecekan meliputi struktur bangunan, sistem kelistrikan, hingga peralatan navigasi.

"Kami belum bisa memastikan kapan operasi kembali normal sebelum hasil pemeriksaan lengkap keluar," ujar Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Frans Sales Lega, Punto Widaksono.

Saat guncangan terjadi, petugas yang sedang berjaga berlindung di lokasi aman dan melaksanakan evakuasi mandiri sesuai prosedur.

Pihak berwenang meminta masyarakat dan calon penumpang memantau informasi resmi terkait perubahan jadwal yang mungkin terjadi selama proses pemeriksaan.

Kerusakan di Terminal Frans Sales Lega

Kerusakan tampak pada atap bangunan terminal; sejumlah panel atap dan genting terlepas lalu berjatuhan ke area sekitar.

Selain itu, beberapa bagian dinding juga terlihat mengalami retakan.

Adapun landasan pacu dilaporkan belum mengalami kerusakan yang mengganggu fungsi utama.

Parameter Gempa NTT M 7,7 dan Dampaknya di Ruteng

Guncangan tercatat pada sekitar pukul 04.58 WIB dengan kekuatan magnitudo 7,7.

Pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo pada kedalaman 15 kilometer.

Peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan dan kemudian dicabut kembali.

Guncangan terasa kuat hingga ke Ruteng, selain merusak bandara juga dilaporkan menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan lain seperti kampus Unika Santu Paulus dan gedung pemerintahan.

Rekomendasi