Himpitan Ekonomi Memaksa Pemuda Mamuju Berakhir di Kandang Pasung

Keluarga memutuskan memasung Satria karena kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Himpitan Ekonomi Memaksa Pemuda Mamuju Berakhir di Kandang Pasung
Pria di Kecamatan Kaluku, Kabupaten Mamuju, Sulbar bernama Satria dipasung keluarganya. (merdeka.com/istimewa).

Sebuah utas viral di media sosial menunjukkan foto seorang pemuda dipasung di dalam kandang di Kecamatan Kalukku, Kabupatenn Mamuju, Sulawesi Barat. Terungkap sosok pria dalam foto tersebut adalah Satria (28) yang sudah dipasung keluarganya selama empat tahun akibat gangguan kejiwaan.

Salah satu keluarga, Alfian Linggi membenarkan terkait foto Satria sedang dipasung di dalam kandang beredar di medsos. Alfian menyebut keluarga memutuskan memasung Satria karena kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

"Dia sempat hilang selama berhari-hari. Setelah dicari, ternyata ada di dalam hutan menyendiri," ujar Alfian kepada wartawan, Senin (10/8).

 

Pria di Kecamatan Kaluku, Kabupaten Mamuju, Sulbar bernama Satria dipasung keluarganya. (merdeka.com/istimewa).
Pria di Kecamatan Kaluku, Kabupaten Mamuju, Sulbar bernama Satria dipasung keluarganya. (merdeka.com/istimewa).

Keluarga menduga Satria mengalami gangguan kejiwaan. Pihak keluarga awalnya ingin membawa Satria berobat ke rumah sakit.

"Tapi ekonomi keluarga belum mampu untuk membawa dia berobat ke rumah sakit waktu itu. Sehingga, keluarga memilih untuk memasungnya," tutur Alfian.

Alfian mengungkap orang tua Satria merupakan keluarga tidak mampu. Ayah Satria hanya bekerja serabutan.

"Keluarga enggak mampu untuk membiayai transportasi, kebutuhan selama menjalani perawatan, sampai biaya lain-lainnya," ujar dia.

 

Harapan Keluarga

Meski demikian, Alfian menegaskan keluarga Satria sudah lama ingin membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Dia pun berharap pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Mamuju ataupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menaruh perhatian kepada Satria agar bisa mendapatkan pengobatan.

“Keluarga berharap ada perhatian khusus dari pemerintah, baik Pemkab maupun Pemprov. Karena selama ini mereka betul-betul belum diperhatikan khusus,” kata Alfian.

Alfian menambahkan rencananya, Selasa (11/8) besok, pihak keluarga akan membawa Satria ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulbar untuk mendapatkan pengobatan. Keluarga berharap proses pengobatan Satria tidak berhenti pada pemeriksaan awal.

"Kami berharap Satria bisa mendapatkan perawatan dan tidak lagi dipasung," ucap Alfian.

Rekomendasi