Momen Dramatis Evakuasi Pendaki Cedera Parah Akibat Jatuh di Gunung Dempo

Momen Dramatis Evakuasi Pendaki yang Cidera Parah Akibat Jatuh di Gunung Dempo

irwanto
Oleh irwanto - Reporter
Momen Dramatis Evakuasi Pendaki Cedera Parah Akibat Jatuh di Gunung Dempo
Evakuasi pendaki cedera parah jatuh di Gunung Dempo. (merdeka.com/istimewa).

Seorang pendaki, Dito Faris (18), mengalami cidera parah saat melakukan pendakian di Gunung Api Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan. Evakuasi korban diwarnai dramatis. Tim SAR gabungan dari Basarnas, Brigade, BPBD, dan relawan, harus terjun dalam evakuasi.

Tim langsung melakukan pendakian begitu menerima laporan, Sabtu (8/8) pukul 22.30 WIB. Tak mudah mencari keberadaan korban. Tim harus mendaki gunung dan harus detail melihat posisinya.

Setelah mendaki cukup lama, tim SAR barulah menemukan korban, Minggu (9/8) pukul 11.30 WiB. Korban yang mengalami cidera parah di kaki kiri dievakuasi turun ke bawah. Tim harus melalui jalur yang panjang dengan medan yang menantang. Empat jam kemudian, rombongan tiba di Posko Brigade Kampung 4 dan diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya mendapatkan perawatan.

"Sejak tadi malam sampai jam dua tadi, tim SAR gabungan melakukan evakuasi. Alhamdulillah korban bisa dievakuasi dan telah diserahkan ke keluarga," ungkap Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, Minggu (9/8).

Informasi diterima, korban melakukan pendakian bersama teman-temannya, Jumat (7/8). Mereka menginap di area pelataran untuk istirahat. Pada Sabtu (8/8), korban mengambil air bersih di Pemandian Putri.

Dia melewati medan yang terjal hingga terpeleset dan jatuh dari ketinggian enam meter. Korban tak bisa berjalan. Dibantu teman-temannya, dia dibopong menuju pelataran dan selanjutnya dibawa ke Posko Kampung 4.

Tiba di shelter 2, kaki korban semakin membengkak dan kesakitan. Rombongan pun tak bisa melanjutkan perjalanan karena kelelahan.

Lantaran evakuasi mandiri gagal, mereka menghubungi Basarnar untuk membantu. Korban harus menahan sakit cukup lama sebelum tim SAR tiba.

"Kami imbau warga untuk mempertimbangkan keselamatan sebelum pendakian, siapkan perlengkapan jika sewaktu-waktu terjadi insiden, dan laporkan segera jika membutuhkan bantuan," tutup Raymond.

Rekomendasi