Kondisi Terkini Mal Nipah Usai Terbakar

Usai Terbakar, Mal Nipah Tetap Beroperasional

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Kondisi Terkini Mal Nipah Usai Terbakar
Mal Nipah Makassar terbakar. (merdeka.com/istimewa).

Manajemen Nipah Park memastikan Mal Nipah akan tetap beroperasional meski baru terjadi kebakaran di lantai 3 dan 4. Manajemen Nipah Park menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada kepolisian.

Property General Manager NIPAH PARK & Office, Aswan Amiruddin mengatakan kebakaran yang terjadi pada sekira pukul 21.45 Wita, Minggu (9/8), saat operasional mal menjelang berakhir. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut.

"Berdasarkan informasi awal di lapangan, percikan api terlihat pada bagian fasad gedung yang berada di atas signage salah satu tenant. Begitu percikan api terlihat, petugas internal Nipah Park segera mengambil tindakan penanganan awal dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di gedung," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/8).

Selain penggunaan APAR, kata Aswan, upaya penggunaan selang hydrant gedung juga sudah dilakukan. Petugas internal terus melakukan penanganan sambil memastikan proses evakuasi berjalan dengan baik dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Petugas Damkar Makassar bersama tim di lapangan kemudian melakukan proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 30 menit," kata Aswan.

Usai kejadian, manajemen Nipah Park melakukan evakuasi terhadap seluruh pengunjung, tenant, dan petugas yang berada di dalam gedung sebagai langkah utama untuk memastikan keselamatan. Hingga saat ini, penyebab pasti peristiwa tersebut belum dapat dipastikan.

"Manajemen menyerahkan proses pemeriksaan dan penyelidikan kepada pihak serta aparat yang berwenang. Informasi mengenai penyebab kejadian akan disampaikan setelah terdapat hasil pemeriksaan resmi," tegasnya.

 

Mal Nipah Makassar terbakar. (merdeka.com/istimewa).
Mal Nipah Makassar terbakar. (merdeka.com/istimewa).

Aswan menambahkan, manajemen akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam proses pemeriksaan dan memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

"Manajemen Nipah Park menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, petugas terkait, tenant, pengunjung, serta seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi dan penanganan peristiwa tersebut sehingga kondisi dapat kembali aman dan kondusif," kata Aswan.

Meski habis terjadi kebakaran, manajemen Nipah Park memastikan operasional Mal Nipah akan tetap buka. Ia mengatakan Mal Nipah akan kembali buka pada pukul 10.00 Wita.

"Nipah Park tetap beroperasi normal dan buka pukul 10.00 WITA. Kenyamanan dan keselamatan seluruh pengunjung serta tenant tetap menjadi prioritas utama kami dalam memastikan kegiatan operasional berjalan dengan baik. NIPAH PARK berkomitmen untuk terus mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan dalam setiap kegiatan operasionalnya," pungkasnya.

 

Mal Nipah Makassar terbakar. (merdeka.com/istimewa).
Mal Nipah Makassar terbakar. (merdeka.com/istimewa).

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar Fadli Wellang mengaku mengerahkan 30 unit armada dari sejumlah posko, termasuk posko induk.

"Personel langsung bergerak ke lokasi. Ada sekitar 30 armada yang kami kerahkan untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Fadli mengaku sejumlah armada sempat terkendala akibat macet di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, Dinas Damkarmat Makassar berhasil memadamkan api kurang lebih 30 menit.

Fadli menjelaskan titik awal yang ditangani yakni penampungan barang di lantai 3 dan 4. Hal ini agar api tidak merembet ke toko pakaian dan wahana mainan yang berada di Mal Nipah.

"Kepulan asap membuat pengunjung dan karyawan (toko) panik," ujarnya.

Bahkan, kata Fadli, terdapat dua orang yang mengalami sesak napas akibat menghirup asap kebakaran. Beruntung dua orang tersebut berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

“Korban jiwa nihil. Hanya saja ada dua orang yang dievakuasi dan mendapat perawatan medis akibat kondisi setelah terpapar asap,” jelasnya.

Fadli menduga api muncul akibat korsleting listrik pada neon box reklame. Hanya saja, Fadli menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran.

“Untuk sementara dugaan penyebabnya korsleting listrik dari instalasi lampu neon box. Tetapi tentu masih perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya,” katanya.

Dinas Damkarmat Makassar memastikan kondisi di lokasi telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah jam operasional pusat perbelanjaan. Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting untuk mencegah api menjalar ke area toko dan fasilitas lain di dalam gedung.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar juga mengingatkan pengelola bangunan dan pusat perbelanjaan untuk memastikan instalasi listrik, perangkat reklame, serta area penyimpanan barang diperiksa secara berkala guna meminimalkan risiko kebakaran.

Rekomendasi