Dubes Rwanda Harap Perluas Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia

Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, menyatakan harapan perluasan kerja sama pertahanan Indonesia Rwanda, menyusul kemitraan kepolisian yang telah berjalan baik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dubes Rwanda Harap Perluas Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia
Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, menyatakan harapan perluasan kerja sama pertahanan Indonesia Rwanda, menyusul kemitraan kepolisian yang telah berjalan baik. (AntaraNews)

Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Abdul Karim Harelimana, mengungkapkan keinginan negaranya untuk memperluas kemitraan di bidang pertahanan dan keamanan (hankam) dengan Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Dubes Harelimana di sela-sela perayaan tradisional Rwanda, Umuganura, di Jakarta pada Jumat malam.

Dubes Harelimana menyoroti hubungan bilateral yang telah terjalin baik, khususnya dalam dialog kerja sama keamanan dan pertahanan. Ia menekankan pentingnya memperkuat kemitraan yang sudah ada.

Capaian signifikan telah dicapai melalui penandatanganan surat pernyataan niat (letter of intent/LoI) antara kedua negara, yang memfasilitasi penjajakan lebih lanjut dalam kerja sama pertahanan dan keamanan. Hal ini membuka jalan bagi pembahasan mendalam mengenai berbagai aspek kemitraan.

Penguatan Kemitraan Kepolisian Indonesia-Rwanda

Salah satu hasil konkret dari kerja sama hankam adalah penguatan kemitraan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan Kepolisian Nasional Rwanda. Melalui kerja sama tersebut, personel kepolisian Rwanda kini difasilitasi untuk menjalani pendidikan kepolisian di Indonesia.

Kemitraan ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 6 Oktober 2025, antara Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Nasional Rwanda Inspektur Jenderal Polisi Felix Namuhoranye. Kesepahaman ini bertujuan untuk memperkuat upaya pemberantasan kejahatan lintas negara terorganisasi.

Selain itu, kerja sama antara kedua lembaga kepolisian nasional ini juga mencakup pertukaran informasi dan keahlian. Program pelatihan bersama serta pengembangan kapasitas sumber daya kepolisian juga menjadi bagian integral dari kemitraan tersebut.

Indonesia memandang kemitraan tersebut sebagai bukti nyata komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama kepolisian internasional. Hal ini juga menunjukkan dedikasi dalam bidang penegakan hukum global.

Potensi Perluasan Kerja Sama Pertahanan

Selain sektor kepolisian, Dubes Harelimana juga telah bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Jakarta pada 5 Februari 2026. Pertemuan tersebut secara khusus membahas kemitraan bilateral di bidang pertahanan.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama pertahanan. Pembahasan mencakup potensi pembentukan forum dialog pertahanan.

Forum dialog ini diharapkan dapat mendukung kerja sama yang berkelanjutan di masa mendatang. Inisiatif ini menunjukkan langkah proaktif untuk memperdalam hubungan strategis antara Indonesia dan Rwanda di sektor pertahanan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi