Anak-anak Afghanistan Jalani Vaksinasi Polio

Sejumlah anak menunggu untuk mendapatkan vaksin polio dalam kampanye vaksinasi dari rumah ke rumah di Desa Kajpaz, Provinsi Zabul, Afghanistan, Selasa (22/9/2026). Kampanye vaksinasi tersebut digelar untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak dari virus polio. Petugas kesehatan mendatangi rumah warga dan memberikan vaksin polio secara langsung kepada anak-anak. Pemerintah Afghanistan menargetkan lebih dari 12,7 juta anak berusia di bawah lima tahun dalam kampanye vaksinasi nasional yang berlangsung selama beberapa hari. Program tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencegah penyebaran penyakit polio. Berdasarkan laporan WHO, Afghanistan masih mencatat kasus virus polio liar tipe 1 (WPV1).

Budy Santoso
Oleh Budy Santoso - Editor
Anak-anak Afghanistan Jalani Vaksinasi Polio
Seorang petugas kesehatan memberikan vaksin polio kepada seorang anak dalam kampanye vaksinasi di Desa Kajpaz, Provinsi Zabul, Afghanistan, Selasa (22/9/2026). (Sanaullah SEIAM/AFP)
1 dari 4 halaman
Anak-anak Afghanistan Jalani Vaksinasi Polio
Seorang petugas kesehatan memberikan tetes vaksin polio kepada seorang anak dalam kampanye vaksinasi di Desa Kajpaz, Provinsi Zabul, Afghanistan, Selasa (22/9/2026). (Sanaullah SEIAM/AFP)
2 dari 4 halaman
Anak-anak Afghanistan Jalani Vaksinasi Polio
Sejumlah petugas kesehatan Afghanistan memberikan tetes vaksin polio kepada anak-anak dalam kampanye vaksinasi dari rumah ke rumah di Desa Kajpaz, Provinsi Zabul, Afghanistan, Selasa (22/9/2026). (Sanaullah SEIAM/AFP)
3 dari 4 halaman
Anak-anak Afghanistan Jalani Vaksinasi Polio
Sejumlah anak Afghanistan menunggu giliran mendapatkan tetes vaksin polio dalam kampanye vaksinasi dari rumah ke rumah di Desa Kajpaz, Provinsi Zabul, Afghanistan, Selasa (22/9/2026). (Sanaullah SEIAM/AFP)
4 dari 4 halaman
Anak-anak Afghanistan Jalani Vaksinasi Polio
Sejumlah anak Afghanistan menunggu giliran mendapatkan tetes vaksin polio dalam kampanye vaksinasi dari rumah ke rumah di Desa Kajpaz, Provinsi Zabul, Afghanistan, Selasa (22/9/2026). (Sanaullah Seiam/AFP)
Rekomendasi