M4CR IKN Forest City: Rehabilitasi Mangrove Dukung Visi Ibu Kota Nusantara

Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) berperan penting mendukung visi IKN sebagai Forest City melalui rehabilitasi mangrove, melengkapi upaya penghijauan daratan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
M4CR IKN Forest City: Rehabilitasi Mangrove Dukung Visi Ibu Kota Nusantara
Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) berperan penting mendukung visi IKN sebagai Forest City melalui rehabilitasi mangrove, melengkapi upaya penghijauan daratan. (AntaraNews)

Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai "Forest City". Inisiatif ini berfokus pada rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir, melengkapi upaya penghijauan yang telah gencar dilakukan Otorita IKN di daratan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program M4CR. Ia menilai bahwa program tersebut sangat selaras dengan prinsip pembangunan IKN yang mengutamakan pemulihan ekosistem secara menyeluruh.

Pernyataan dukungan ini disampaikan Basuki dalam acara Media Gathering Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) yang berlangsung di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada hari Sabtu, 1 Agustus. Kehadiran M4CR diharapkan dapat memperkuat perlindungan lingkungan dari hulu hingga pesisir IKN.

Dukungan Penuh Otorita IKN untuk Visi Forest City

Basuki Hadimuljono menegaskan komitmen kuat Otorita IKN dalam mendukung penuh program M4CR. Menurutnya, program rehabilitasi mangrove ini adalah elemen krusial untuk merealisasikan visi IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan.

Otorita IKN sendiri telah secara konsisten melakukan penghijauan sejak tahap awal pembangunan kawasan. Hingga saat ini, tercatat lebih dari lima juta pohon telah berhasil ditanam di berbagai titik IKN.

Kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua pekan sekali. Basuki optimis bahwa dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan, kawasan IKN akan bertransformasi menjadi hutan yang rimbun dan hijau.

"Jika Bapak dan Ibu kembali ke sini 10 tahun lagi, kawasan ini dipastikan sudah menjadi hutan. Saat ini saja, sudah ada lebih dari 5 juta pohon yang kami tanam. Kami rutin menanam setiap dua minggu sekali," ujarnya, menggambarkan proyeksi masa depan IKN.

Budaya menanam pohon juga telah menjadi bagian integral dari lingkungan kerja Otorita IKN. Tradisi unik ini mencakup penanaman pohon sebagai cara untuk merayakan ulang tahun maupun promosi jabatan para pegawainya.

"Bahkan, di Otorita IKN, kami memiliki tradisi menanam pohon untuk merayakan ulang tahun atau promosi jabatan, sebagai pengganti tiup lilin," kata Basuki, menyoroti komitmen terhadap lingkungan yang tertanam dalam budaya organisasi.

Sinergi M4CR dan Perlindungan Ekosistem Pesisir IKN

Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) merupakan inisiatif rehabilitasi mangrove yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh Kementerian Kehutanan. Program penting ini mendapatkan dukungan pendanaan signifikan dari Bank Dunia, yang telah berjalan sejak tahun 2024.

Pelaksanaan M4CR tersebar di empat provinsi strategis di Indonesia, meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Riau, dan Sumatera Utara. Fokus utama program ini mencakup rehabilitasi ekosistem mangrove, penguatan tata kelola lingkungan, serta pelibatan aktif masyarakat pesisir dalam upaya konservasi.

Basuki menjelaskan bahwa kehadiran rehabilitasi mangrove melalui M4CR memiliki peran komplementer yang vital. Program ini melengkapi upaya penghijauan yang telah gencar dilakukan Otorita IKN di wilayah daratan.

Dengan sinergi antara penghijauan daratan dan rehabilitasi mangrove, perlindungan ekosistem IKN dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan terpadu. Hal ini memastikan bahwa kawasan IKN terlindungi secara ekologis, mulai dari wilayah hulu hingga ke area pesisir.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi