Presiden Prabowo Subianto berhalangan hadir dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 untuk menyambut HUT ke-81 RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Ketidakhadiran Presiden disampaikan langsung di lokasi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Kehadiran Prabowo semula dijadwalkan, namun Nasaruddin mewakili dan menyampaikan salam kepada jamaah yang hadir di Monas.
Menurut penjelasan di panggung acara, Prabowo tengah menjalankan tugas kenegaraan sehingga belum bisa bergabung bersama peserta zikir dan doa kebangsaan.
Advertisement
Menag Sampaikan Salam Prabowo di Monas
Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir dalam Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 dan menyampaikan salam dari Presiden kepada masyarakat yang memenuhi area Monas.
"Izinkan saya menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden Republik Indonesia. Sesungguhnya, beliau sangat berkeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini," kata Nasaruddin.
Nasaruddin menegaskan alasan ketidakhadiran Presiden terkait penugasan resmi negara yang sedang dijalankan.
"Insyaallah, tanpa mengurangi, karena beliau juga ada tugas kenegaraan yang sangat penting, beliau menyampaikan salam kepada kita semuanya," kata Nasaruddin.
Advertisement
Pengamanan 1.263 Personel untuk Massa 100 Ribu Orang
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.263 personel gabungan untuk memastikan keamanan kegiatan yang diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menyebut peserta datang dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, serta sejumlah wilayah penyangga lainnya.
Ia menambahkan pengamanan dilakukan maksimal karena acara ini merupakan agenda nasional dan dihadiri pejabat negara serta tamu VIP.
"Yang perlu kita garis bawahi bersama bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia beserta pejabat negara dan undangan VIP," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono kepada wartawan.