Pemkot Bengkulu Tetapkan Masjid Buka 24 Jam Selama Ramadhan 1447 H, Dukung Ibadah Umat

Pemerintah Kota Bengkulu mengeluarkan edaran khusus agar masjid buka 24 jam penuh selama Ramadhan 1447 H, memfasilitasi umat Muslim beribadah dan menciptakan suasana religius.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Bengkulu Tetapkan Masjid Buka 24 Jam Selama Ramadhan 1447 H, Dukung Ibadah Umat
Pemerintah Kota Bengkulu mengeluarkan edaran khusus agar masjid buka 24 jam penuh selama Ramadhan 1447 H, memfasilitasi umat Muslim beribadah dan menciptakan suasana religius. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, telah mengeluarkan edaran khusus (SE) yang menginstruksikan seluruh masjid di wilayahnya untuk beroperasi 24 jam penuh selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan fasilitas optimal bagi umat Muslim dalam menjalankan berbagai amalan ibadah. Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan suasana ibadah yang lebih kondusif dan harmonis di Kota Bengkulu.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyatakan bahwa surat edaran tersebut dikeluarkan guna menciptakan suasana ibadah yang aman, harmonis, serta religius. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mendukung peningkatan spiritualitas masyarakat selama bulan penuh berkah. Dengan demikian, setiap Muslim dapat lebih leluasa mengakses tempat ibadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Edaran ini tidak hanya mengatur jam operasional masjid, tetapi juga mengimbau agar para laki-laki yang telah baligh di Kota Bengkulu menjaga shalat berjamaah. Selain itu, masyarakat didorong untuk rutin mengamalkan zikir pagi dan petang, serta memperdalam interaksi dengan kitab suci Al-Quran. Kebijakan ini mencerminkan komitmen Pemkot Bengkulu dalam mewujudkan visi Bengkulu Religius dan Bahagia.

Peningkatan Amalan Ibadah di Masjid

Selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah, masjid-masjid di Kota Bengkulu akan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang aktif sepanjang hari. Kebijakan masjid buka 24 jam ini dirancang untuk memfasilitasi beragam amalan, mulai dari dakwah, taklim, zikir, hingga ibadah rutin lainnya. Umat Muslim dapat memanfaatkan fasilitas masjid untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka tanpa batasan waktu.

Wali Kota Dedy Wahyudi juga secara khusus mengimbau agar para laki-laki yang telah baligh di Kota Bengkulu dapat menjaga shalat berjamaah di masjid. Konsistensi dalam shalat berjamaah diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Selain itu, umat dianjurkan untuk rutin mengamalkan zikir pagi dan petang sebagai bentuk pengingat spiritual.

Pemerintah kota juga mendorong masyarakat untuk memperdalam interaksi dengan kitab suci Al-Quran. Program baca Al-Quran minimal satu juz per hari atau menghafalkannya menjadi fokus utama selama Ramadhan. Semangat bersedekah, baik berupa uang maupun makanan, juga ditekankan untuk meningkatkan kepedulian sosial. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman spiritual umat Islam di Bengkulu.

Pengaturan Ketat Jam Operasional Usaha

Selain fokus pada ibadah, Pemerintah Kota Bengkulu juga menerapkan aturan ketat terkait jam operasional sektor usaha selama Ramadhan. Pemilik usaha kafe dan warung kopi tetap diperbolehkan melayani konsumen di siang hari. Namun, ada syarat tegas bahwa usaha tidak boleh digelar secara terbuka atau harus menggunakan tirai atau penutup untuk menghormati umat yang berpuasa.

Pembatasan juga berlaku untuk jam operasional tempat hiburan malam di Kota Bengkulu. Sektor ini hanya diperbolehkan buka mulai pukul 21.30 WIB dan wajib tutup pada pukul 24.00 WIB. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga kekhusyukan bulan suci Ramadhan serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh warga. Penegakan aturan ini menjadi prioritas pemerintah kota.

Untuk memastikan pelaksanaan surat edaran berjalan tertib, Wali Kota Dedy Wahyudi menginstruksikan seluruh camat dan lurah di wilayah Kota Bengkulu untuk aktif menyosialisasikan aturan tersebut. Para pejabat wilayah juga diminta melakukan pengawasan langsung di lapangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan semua pihak terhadap kebijakan yang telah ditetapkan, demi mewujudkan Bengkulu Religius dan Bahagia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi