Staf Desa Ditemukan dengan Kepala Terbenam Lumpur

Seorang staf perangkat Desa Kalipancur ditemukan tewas di sawah. Polisi mengamankan D (27) dan mengungkap dugaan motif pembunuhan staf desa.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Staf Desa Ditemukan dengan Kepala Terbenam Lumpur
Staf desa ditemukan tewas mengenaskan

Polres Pekalongan mengusut kasus pembunuhan staf desa di Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Korban diketahui bernama Rosyanto (57), staf perangkat Desa Kalipancur. Ia ditemukan meninggal di area persawahan desa pada Selasa (28/7/2026).

Penyidik menelusuri hubungan personal antara korban dan seorang pria yang saat ini diamankan. Pemeriksaan masih berfokus pada kronologi awal peristiwa.

Jasad Ditemukan di Sawah Belakang SD Negeri 1 Kalipancur

Jasad Rosyanto ditemukan di sawah belakang SD Negeri 1 Kalipancur pada Selasa (28/7/2026). Saat ditemukan, posisi tubuh terlentang dengan kepala terbenam di lumpur.

Wajah korban tampak tertutup lumpur, sementara kedua kakinya menekuk. Kondisi di lokasi memperlihatkan korban berada di areal persawahan berlumpur.

Setelah olah tempat kejadian perkara, korban dievakuasi ke RSUD Kraton, Pekalongan, untuk kepentingan visum.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan gagang celurit yang turut diamankan sebagai barang bukti.

Pelaku Dikenal Korban, Motif Sakit Hati

Hasil penyelidikan sementara menyebut korban dan pria berinisial D (27) saling mengenal cukup lama. Korban disebut kerap menitipkan sepeda motor di rumah D.

"Pelaku sudah kami amankan dan masih dalam pemeriksaan untuk mendalami kronologi awal," kata AKP Fauzi Surya Chandra.
"Motifnya karena sakit hati. Pelaku mengaku kesal lantaran sering disuruh-suruh oleh korban, sehingga nekat melakukan tindak pidana pembunuhan tersebut," jelasnya.

Kronologi Awal Berdasar Keterangan Saksi

Aksi pembunuhan diduga terjadi pada Senin malam dalam rentang waktu sekitar pukul 22.00 hingga 24.00 WIB. Dugaan ini mengacu pada keterangan saksi yang melihat aktivitas korban saat hendak mengecek kolam ternak lele miliknya.

"Ada warga dengar teriakan minta tolong sekitar jam 22.00 WIB. Jadi ada kemungkinan di sawah duel, tapi kami masih mendalami dengan meminta keterangan saksi," jelasnya.

Menurut penyidik, korban dibawa pelaku dalam kondisi tercekik lalu dibenamkan di sawah dalam posisi terlentang. Kepala dan wajah korban tertutup lumpur.

"Usai dibenamkan ke sawah, pelaku mengambil lumpur dan diusapkan ke muka korban," ucapnya.
Rekomendasi