Seekor lutung Jawa tersengat listrik dalam keadaan bergelantungan di kabel milik warga Kampung Plalangan RT 04/RW I Kelurahan Plalangan Kecamatan Gunungpati Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/7).
Beruntung nyawa hewan langka tersebut masih terselamatkan meski kemudian posisi lutung terjatuh ke jalan raya dan sebagian tubuhnya terluka bakar serius.
Kasi Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Listiyanto mengatakan, penemuan lutung tersengat listrik dilaporkan seorang warga. Pihak Damkar Kota Semarang yang menerima laporan langsung memberangkatkan tim ke lokasi untuk evakuasi.
"Jadi tim Damkar di lokasi kondisi lutung sudah terjatuh dan ditutupi kurungan ayam oleh warga. Sedangkan lutung Jawa tersebut dalam kondisi terluka bagian tangan kirinya," kata Listiyanto, Selasa (28/7).
Pihak Damkar Kota Semarang bersama tim gabungan BKSDA Jateng untuk melakukan evakuasi lutung Jawa. "Kita hubungi BKSDA terkait koordinasi dengan tim gabungan. Kita juga minta petunjuk dari BKSDA," ujar dia.
Dari informasi yang diterima terdapat tiga lutung Jawa yang kerap wara-wiri masuk pemukiman warga. Beberapa warga melihat lutung itu kesetrum listrik tetapi langsung lari ke hutan.
"Itu ada tiga ekor sebenarnya, dia biasanya keluar tiga ekor. Kayaknya kesetrum dua kalinya. Kemarin sudah kesetrum tapi jatuh terus lari. Yang ini dia jatuh pingsan," kara Listiyanto.
Diperkirakan lutung Jawa yang tersetrum listrik kemungkinan satwa liar dari hutan. Karena dengan tutupan hutan yang lebat membuat satwa tersebut punya habitat di sana.
"Itu kemungkinan lepas liar. Tapi habitat di sana bisa juga. Karena masih banyak tutupan hutannya," ujar Listiyanto.
Dokter Medik BKSDA Jateng dr Sugiyarto mengatakan kondisi lutung Jawa yang kesetrum terluka pada tangan kirinya hampir putus.
"Kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Yang jelas kelihatan tangannya menggantung tinggal dagingnya. Kelihatan putus," kata Sugiyarto.
Saat ini kondisi lutung Jawa sudah dievakuasi dan diperkirakan masih lincah bergerak. Sehingga ketika diberi asupan nutrisi ada kemungkinan bisa disembuhkan.
"Kita observasi dulu. akan dilakukan anestesi dulu apakah harus diamputasi atau harus disambung. Nanti diperiksa lukanya setelah tindakan terus menerus," pungkasnya.