Pemuda Alami Luka Parah, Telinga Nyaris Putus Dibacok Orang Tak di Kenal

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Pemuda Alami Luka Parah, Telinga Nyaris Putus Dibacok Orang Tak di Kenal
Pembacokan pemuda di Semarang. (tangkapan layar di media sosial).

CTR (20), seorang pemuda asal Purwogondo, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, menjadi korban pembacokan orang tak dikenal menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Dalam rekaman beredar, terlihat tiga orang di lokasi kejadian. Seorang pria tampak mengejar dan menyabet korban di depan sebuah rumah, sementara seorang pria lainnya berusaha melerai.

Akibat sabetan tersebut, CTR mengalami luka serius pada telinga kirinya hingga nyaris putus. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Kakak korban, YA (35), mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban hendak keluar untuk membeli minuman. Tiba-tiba terduga pelaku membawa sebuah celurit berboncengan dengan seorang pria lantas keduanya menghampiri CTR.

"Jadi beli minuman, dari belakang ada dua orang boncengan pakai motor. Itu yang belakang bawa sajam,” kata YA kepada wartawan, Selasa (21/7).

Usai menyerang korban, pelaku kembali mengamuk dan mencoba membacok teman CTR. Namun aksinya berhasil dihindari sehingga tidak menimbulkan korban tambahan.

“Terus yang belakang itu turun pertama nyerang teman adikku, tidak kena,” ujar dia.

Amukan pelaku berlanjut dengan menyasar adik korban. Diduga akibat sabetan senjata tajam, telinga korban terluka dan berlumuran darah.

“Terus dia nyerang adikku. Adikku kena di bagian telinga, telinga belakang, sebelah kiri sampai berdarah,” kata dia.

Setelah diduga melakukan penyerangan, kedua pelaku memilih kabur meninggalkan lokasi. Korban CTR pun segera dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi agar mendapat perawatan intensif.

“Terus ketika udah kena kabur melarikan diri. Terus adikku diantarin sama temannya itu ke rumah sakit Kariadi buat mendapatkan penanganan,” tutur dia.

YA menyebut telinga adiknya nyaris putus akibat diduga dibacok. “Telinganya kayak hampir putus,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, mengatakan bahwa peristiwa tersebut memang telah dilaporkan dan kini tengah didalami. Laporan resmi telah diajukan oleh pihak keluarga korban kepada kepolisian.

“Monitor, keluarga korban baru laporan. Baru ditangani. Nanti bisa kita jelasin kronoligisnya,” kata Andika di Semarang.

Rekomendasi