Anwar Ibrahim Usir Warga Israel dari Malaysia: Kami Tak Akui Negara Mereka

Anwar Ibrahim menegaskan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Anwar Ibrahim Usir Warga Israel dari Malaysia: Kami Tak Akui Negara Mereka
<p>Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengakui adanya serangan di perbatasan Thailand dan Kamboja pada Selasa (29/7/2025) pagi. Namun ia menegaskan bahwa bentrokan itu telah terselesaikan (Dok. Liputan6.com/Teddy Tri Setio Berty).</p>

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan pemerintah akan mengusir setiap warga negara Israel yang ditemukan berada di negaranya. Sikap tegas itu disampaikan di tengah penyelidikan dugaan keterlibatan seorang warga Israel dalam operasional sebuah komunitas startup di Johor.

Anwar mengatakan pemerintah masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan lembaga terkait. Meski demikian, dia menegaskan Malaysia tidak akan berkompromi jika dugaan tersebut terbukti.

"Jika kami menemukan warga Israel, kami akan segera mendeportasi mereka karena kami tidak mengakui Israel," kata Anwar, seperti dikutip harian berbahasa Inggris Free Malaysia Today.

Malaysia diketahui tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Karena itu, pemegang paspor Israel pada umumnya tidak diizinkan memasuki Malaysia, kecuali memperoleh izin khusus dari pemerintah.

Penyelidikan dilakukan setelah Pemerintah Negara Bagian Johor meminta pemerintah federal mengusut dugaan keterlibatan warga negara Israel dalam kegiatan Network School, sebuah komunitas startup yang berbasis di Johor.

Di tengah proses tersebut, Departemen Imigrasi Malaysia juga melakukan pemeriksaan terhadap 266 warga negara asing yang tinggal di sebuah komunitas internasional di kawasan Forest City. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh warga asing tersebut diketahui memiliki dokumen keimigrasian yang sah.

Rekomendasi