Detik-Detik Penemuan Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Kuningan

Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Detik-Detik Penemuan Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Kuningan
<p>Ilustrasi pistol. (Unsplash)</p>

Seorang pria berinisial WH (47) ditemukan tewas dengan luka tembak di balkon kamar sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi mengatakan, korban diketahui menginap di hotel sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia. Dalam peristiwa itu, polisi telah memeriksa dua saksi, yakni sopir korban dan pihak hotel.

"Kronologinya, bapak ini kan menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia. Saksinya ada sopirnya, sama pihak hotel," ujar Joko saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Joko, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu sore, 15 Juli 2026. Polisi juga telah berkomunikasi dengan istri korban. Dari hasil penyelidikan sementara, WH diduga meninggal dunia akibat bunuh diri.

"Sudah ada komunikasi (dengan istri). Bahwa dugaan meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya sendiri," ucapnya.

Joko menambahkan, senjata api yang digunakan korban merupakan senjata legal dan dilengkapi dokumen kepemilikan. Polisi juga menduga korban tengah menghadapi persoalan rumah tangga dengan istrinya.

"Senjatanya pun juga lengkap ada suratnya. Jadi ada masalah pribadi dia. Dugaannya masalah pribadi dengan istri. Ada salah sama istri," kata Joko.

Dia menjelaskan, saat itu korban berada di hotel, sementara sopir yang menemaninya menunggu di area parkir. Sopir kemudian diminta keluarga untuk memeriksa kondisi korban setelah menerima telepon dari pihak keluarga.

"Jadi gini, dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Kemudian sementara istirahat di situ ditemani sama saksi, yaitu sopirnya. Sopirnya kan tentunya tidak menemani di kamar, ada di parkir, gitu. Terus dapat telepon dari keluarga suruh ngecek, terus dicek," tutur Joko.

Komunikasi Terakhir Korban dengan Istri

Joko mengatakan, senjata api tersebut kini sudah diamankan pihaknya. Terkait dugaan masalah sang istri, Joko menyebut, WH sebenarnya sedang berusaha memperbaiki hubungannya.

"Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sebenarnya mereka sedang akan memperbaiki. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya. Kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya dan mereka bermaksud untuk memperbaiki," papar dia.

Menurut Joko, WH sempat meminta maaf pada sang istri. Lalu, sang istri curiga dan langsung mendatangi hotel namun ternyata WH sudah diduga bunuh diri. Joko memastikan tidak ada unsur kriminal dan murni diduga mengakhiri hidup.

"Justru itu, sempat minta maaf. Kemudian WA, istri kan curiga, istri datanglah ke hotel. Tidak ada (unsur kriminal), niat mengakhiri hidup sendiri," jelas Joko.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Rekomendasi