Salah satu yang menarik adalah upacara adat Ma'nene yang sudah menjadi tradisi sejak lama bagi Suku Toraja. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277647/original/090127500_1783174754-1724686487921-8y9w2.jpg)
Upacara adat oleh masyarakat Baruppu di pedalaman Tana Toraja ini dilakukam untuk mengganti pakaian mayat para leluhur. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277648/original/018570900_1783174755-1724686604161-hzni5.jpg)
Anggota keluarga dari Suku Toraja membawa jenazah leluhur mereka yang menjadi mumi setelah meninggal.
Jenazah leluhur yang dikeluarkan dari tempat pemakaman di pegunungan Balla itu dilakukan sebagai tradisi turun-temurun. Foto: IDRIES / AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277649/original/007616700_1783174756-1724689169093-lj73ff.jpg)
Biasanya, para kerabat melakukan pembersihan mayat mumi leluhur mereka, lalu dilanjutkan dengan pergantian pakaian yang dilakukan di Desa Lempo Po'ton di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pada 24 Agustus 2024. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277650/original/033345000_1783174756-1724686871211-vw4xu.jpg)
Tradisi ini merupakan bagian dari serangkaian upacara adat untuk menghormati orang yang meninggal atau dikenal sebagai "Ma'nene".
Upacara Ma'nene dilakukan setiap tiga tahun sekali dan hanya boleh dilaksanakan setelah musim panen pada bulan Agustus. Foto: IDRIES / AFP
Advertisement
Advertisement
Masyarakat Tana Toraja percaya, bahwa jika ritual Ma'nene tidak dilakukan sebelum masa panen, maka sawah-sawah dan ladang mereka akan gagal panen dengan banyak hama tikus dan ulat yang menyerang tiba-tiba. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277651/original/082510600_1783174756-1724686918157-7b0vpg.jpg)
Advertisement
Sejarah Ma'nene
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277652/original/019563300_1783174757-1724687012215-zeqej.jpg)
Berawal dari seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek, yang datang ke hutan pegunungan Balla. Saat itu, Pong menemukan jenazah manusia dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277653/original/068201800_1783174757-1724687025393-30szkh.jpg)
Oleh Pong, jenazah itu kemudian ia bawa dan dipakaikan pakaian yang layak untuk dimakamkan di tempat yang aman. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277654/original/082189400_1783174757-1724689018906-pbruv.jpg)
Sejak dari itu, Pong berturut-turut mendapatkan berkah. Tanaman pertanian miliknya panen lebih cepat dari waktu biasanya. Bahkan saat dia berburu pun, Pong kerap kali mendapatkan perburuannya dengan mudah. Foto: IDRIES / AFP
Advertisement
Advertisement
Dari peristiwa tersebut, Pong menganggap orang yang telah meninggal harus tetap harus dirawat dan dihormati, meskipun kondisi jenazah sudah tidak berbentuk lagi. Foto: IDRIES / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277655/original/015439000_1783174758-1724687062447-szg7s.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9277646/original/004343000_1783685659-1724686483485-zhhn1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7186959/original/042884900_1779983531-IMG_0027.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381200/original/004995100_1792764426-144079.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381174/original/041900500_1792760239-drum.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381195/original/088967100_1792763474-WhatsApp_Image_2026-10-23_at_19.36.37__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535764/original/046996300_1774110887-IMG-20260321-WA0246.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381173/original/033178600_1792760239-aceh.jpeg)