Advertisement
Ketum PBNU Minta Maaf 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Itu Pribadi Bukan Lembaga
Baca Juga
Ketum PBNU Harap Gencatan Senjata Permanen Iran-AS Terwujud, Tekankan Pentingnya Perdamaian Global
Advertisement
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan permintaan maaf usai viral lima pemuda Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog.
Gus Yahya menegaskan tindakan lima pemuda tersebut merupakan tanggung jawab pribadi bukan lembaga.
Selain itu, Yahya mengatakan tidak ada kerjasama apapun antara Nahdlatul Ulama dengan Israel. Terkait kunjungan tersebut, Gus Yahya menegaskan tidak mendapat rekomendasi dari PBNU.