Momen Tamara Tidak Kuasa Menahan Air Mata Saat Rekonstruksi Kematian Dante

Tamara yang mengenakan sweater loreng hitam putih hadir pada saat rekonstruksi berlangsung.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Momen Tamara Tidak Kuasa Menahan Air Mata Saat Rekonstruksi Kematian Dante
Momen Tamara Tidak Kuasa Menahan Air Mata Saat Rekonstruksi Kematian Dante (Merdeka.com)

Tamara yang mengenakan sweater loreng hitam putih hadir pada saat rekonstruksi berlangsung.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Artis Tamara Tyasmara tidak kuasa membendung air matanya ketika ikut terlibat langsung saat rekonstruksi kematian anaknya, Dante (6). Beberapa reka adegan tersebut digelar di Polda Metro Jaya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari pantauan di lapangan, terlihat Tamara yang mengenakan sweater loreng hitam putih hadir pada saat rekonstruksi berlangsung. Tamara sendiri berperan sebagai saksi saat rekon tersebut.

Kekasih Tamara, YA juga turut dihadirka sambil mengenakan baju tahanan warna oranye. Sementara Dante digantikan perannya dengan sebuah boneka.


Pada saat reka adegan berlangsung, Tamara sempat tidak kuasa menahan air matanya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saksi Tamara mengantar korban anak Raden Andante Khalif Pramudityo (alm) kedalam rumah dan menaruh barang kelengkapan baju renang didalam tas," kata penyidik yang memandu rekonstruksi di Polda Metro Jaya, Rabu (28/2).

Dante pun pada saat itu dititipkan terlebih dahulu ke ART YA di kediaman tersangka. Sementara itu, Tamara pergi meninggalkan Dante ke lokasi syuting.


Tamara lantas tidak kuasa menahan airmata setelah adegan tersebut. Dia juga sesekali menyeka air matanya dengan selembar tisu sambil ditemani oleh rekan dan kuasa hukumnya, Sandi Arifin.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Rekon kemudian dilanjutkan dengan beberapa kegiatan Dante di rumah YA seperti bermain hingga persiapan untuk berenang di Taman Kolam renang Tirta Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sekedar informasi, rekonstruksi kematian Dante di bagi menjadi dua lokasi, untuk adegan 1-12 digelar di Polda Metro Jaya. Sementara 12 sampai 49 akan dimainkan di lokasi kejadian

Rekomendasi