Gerakan aliansi buruh bersama rakyat melakukan aksi teatrikal untu menolak pemberlakuan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Jakarta, Kamis (27/6/2024).
Massa pengunjuk rasa menyatakan program Tapera yang dibuat pemerintah dan diwajibkan untuk para pekerja merupakan kebijakan yang tidak pro rakyat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Kebijakan ini dinilai dapat merugikan pekerja dari berbagai sektor. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Advertisement
Aksi unjuk rasa ini diwarnai teatrikal yang menceritakan tentang kehidupan para pekerja yang bertambah sengsara karena kebijakan tersebut. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Advertisement
Mereka menilai Tapera merupakan perampokan uang rakyat dengan gaya baru. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Mereka pun mendesak pemerintah agar segera membatalkan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Selain itu, pengunjuk rasa juga mendesak mencabut Undang-Undang Omnibuslaw UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Advertisement
Unjuk rasa ini juga diwarni aksi pembakaran sebagai bentuk melonak kebijakan menyengsarakan buruh. (Liputan6.com/Angga Yuniar)