Sebaran 7 Kasus Cacar Monyet di Jakarta

Saat ini, seluruh pasien sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi sejumlah rumah sakit Jakarta.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Sebaran 7 Kasus Cacar Monyet di Jakarta
Kasus Cacar Monyet di Jakarta (© 2023 merdeka.com)

Sebaran 7 Kasus Cacar Monyet di Jakarta

Kemenkes menyebut, pasien cacar monyet memiliki faktor perilaku seks berisiko.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, kasus cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia bertambah menjadi tujuh. Seluruh kasus ditemukan di DKI Jakarta.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, hingga kini kita dapatkan 7 kasus konfirmasi Monkeypox di Indonesia di tahun ini,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu, Senin (23/10).

Sebaran Kasus Cacar Monyet

Sebaran Kasus Cacar Monyet<br>
Dok. Istimewa

Maxi membeberkan sebaran tujuh kasus cacar monyet di Jakarta. Dia menyebut, satu kasus dari Jatinegara, Mampang satu kasus, Kebayoran Lama satu kasus, Setiabudi dua kasus, Grogol Petamburan satu kasus, dan Kembangan satu kasus.  

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kondisi Pasien Ccaar Monyet

Maxi mengatakan, saat ini seluruh pasien sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Jakarta. Perawatan akan dilakukan hingga luka mengering dengan sempurna.

“Untuk kondisinya, semua baik dan stabil. Kita pantau secara ketat dan terus menerus. Saat ini kita juga sedang memonitor pihak-pihak yang melakukan kontak erat dengan pasien,” 

terang Maxi.

merdeka.com

Seluruh Pasien Laki-Laki

Seluruh Pasien Laki-Laki<br>
Dok. Istimewa

Maxi menyebut, seluruh pasien terkonfirmasi Monkeypox adalah laki-laki usia produktif. Mayoritas atau sekitar 71% adalah laki-laki berusia 25-29 tahun, sementara 29% di antaranya adalah laki-laki berusia 30-39 tahun. 

Dari hasil penelusuran diketahui enam pasien Monkeypox juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi Biseksual.

Dari hasil penelusuran diketahui enam pasien Monkeypox juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi Biseksual.<br>
Dok. Istimewa

Maxi membeberkan pasien Monkeypox memiliki faktor perilaku seks berisiko dengan munculnya lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Penularan Monkeypox terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.

Cara Kemenkes Tanggulangi Cacar Monyet

Maxi mengatakan Kementerian Kesehatan bergegas melakukan upaya penanggulangan terhadap cacar monyet. Setidaknya ada tiga upaya yang dilakukan di antaranya surveilans, terapeutik, dan vaksinasi.

Upaya surveilans dilakukan dengan penyelidikan epidemiologi dan penyiapan laboratorium pemeriksa. Terapeutik dengan memberikan terapi simtomatis, pemenuhan logistik antivirus khusus Mpox serta pemantauan kondisi pasien.

Selanjutnya, Kementerian Kesehatan juga akan melakukan vaksinasi Monkeypox terutama pada populasi yang paling berisiko. 

Selanjutnya, Kementerian Kesehatan juga akan melakukan vaksinasi Monkeypox terutama pada populasi yang paling berisiko.&nbsp;<br>
Dok. Istimewa

Kriteria penerima vaksin Monkeypox adalah laki-laki yang dalam 2 minggu terakhir melakukan hubungan seksual berisiko dengan sesama jenis dengan atau tanpa status ODHIV.

Rekomendasi